Malam Ini Terakhir Upload Karya PAI Fair

Jum'at, 14 November 2025 - Lomba

Segera Daftar Olimpiade PAI, Terakhir Hari Ini

Senin, 10 November 2025 - Lomba

Pendaftaran PAI Fair Telah Dibuka

Minggu, 2 November 2025 - Lomba

Sosialisasi EMIS 4.0 - BTQ

MGMP PAI - Senin, 20 November 2023.

Lomba Kaligrafi

MGMP PAI - Sabtu, 16 September 2023.

22 September 2026

Soal Remedial ATS PAI 8 Ganjil 2026/2027

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, sobat SUNER. Admin mau rilis soal tentang materi pada : 

  1. Bab 1 - Inspirasi Al-Qur'an: Melestarikan Alam, Menjaga Kehidupan. 
  2. Bab 2 - Meyakini Kitab-Kitab Allah SWT: Menjadi Generasi Pecinta Al-Qur'an yang Toleran. 
  3. Bab 3 - Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur. 

Pilihlah jawaban yang paling tepat pada huruf A, B, C, atau D ! 

  1. Pernyataan berikut yang merupakan makna dari kutipan QS. Ar-Ruum/30 ayat 41 tersebut adalah .... 
    • A. Terdapat banyak kerusakan alam, baik di darat maupun di laut. 
    • B. Manusia merasakan dampak kerusakan yang diperbuatnya. 
    • C. Kerusakan alam disebabkan karena keserakahan manusia. 
    • D. Kerusakan alam dikarenakan eksploitasi yang berlebihan. 
  2. Perhatikan pernyataan berikut! 
    (1) Kerusakan alam dan lingkungan selalu terjadi dari waktu ke waktu. 
    (2) Manusia dapat memanfaatkan alam sebagai sumber kehidupan. 
    (3) Manusia merupakan pelaku dan aktor utama kerusakan alam. 
    (4) Allah SWT menciptakan alam sebagai rizki untuk manusia. 
    Pernyataan yang terdapat pada Q.S. ar-Rum/30: 41 terdapat pada nomor .... 
    • A. 1 dan 2. 
    • B. 1 dan 3. 
    • C. 2 dan 3. 
    • D. 3 dan 4. 
  3. Perhatikan contoh perilaku berikut! 
    1. Andi selalu membawa botol minuman sendiri untuk bekal air minum di sekolah. 
    2. Arman selalu memilih membeli nasi yang dibungkus daun pisang pada waktu sarapan di kantin sekolah. 
    3. Siti membeli air minum kemasan botol plastik dan membuang sampahnya ke tempat sampah unorganik. 
    4. Dyah meminum segelas jus buah segar menggunakan sedotan plastik, setelah selesai ia membuang sedotannya ke tempat sampah. 
    Perilaku yang termasuk menjaga dan melestarikan alam terdapat pada nomor .... 
    • A. 1 dan 2. 
    • B. 1 dan 3. 
    • C. 2 dan 3. 
    • D. 3 dan 4. 
  4. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 
    (1) Manusia dapat memanfaatkan binatang sebagai sarana transportasi. 
    (2) Banyak manusia yang tidak bersyukur dengan merusak alam. 
    (3) Alam menyediakan semua sumber kehidupan bagi manusia. 
    (4) Allah SWT menciptakan alam sebagai rizki bagi manusia. 
    Pernyataan yang terdapat pada Q.S. Ibrahim/14: 32 terdapat pada nomor .... 
    • A. 1 dan 2. 
    • B. 1 dan 3. 
    • C. 2 dan 3. 
    • D. 3 dan 4. 
  5. Perhatikan contoh teknologi berikut! 
    (1) Kincir air bertenaga angin untuk irigasi. 
    (2) Bendungan untuk mengairi lahan pertanian. 
    (3) Kapal bermesin diesel untuk menangkap ikan. 
    (4) Pompa air berbahan bakar minyak untuk irigasi. 
    Teknologi yang ramah lingkungan dan tidak merusak alam terdapat pada nomor .... 
    • A. 1 dan 2. 
    • B. 1 dan 3. 
    • C. 2 dan 3. 
    • D. 3 dan 4. 
  6. Perhatikan pernyataan berikut! 
    (1) Alam merupakan nikmat yang diberikan Allah Swt. kepada manusia. 
    (2) Manusia bisa memanfaatkan binatang sebagai sarana transportasi. 
    (3) Manusia merasakan dampak kerusakan yang diperbuatnya. 
    (4) Manusia berbuat melebihi batas dengan merusak alam. 
    Pernyataan yang terdapat pada Q.S. az-Zukhruf/43:13 terdapat pada nomor .... 
    • A. 1 dan 2. 
    • B. 1 dan 3. 
    • C. 2 dan 3. 
    • D. 3 dan 4. 
  7. Perhatikan pernyataan berikut! 
    Pernyataan yang menunjukkan pengertian iman kepada kitab secara tafsili adalah .... 
    • A. Meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab kepada para rasul-Nya tanpa harus mengetahui nama kitab dan rasul penerimanya. 
    • B. Mengimani penjelasan al-Qur’an dan hadis yang menyebutkan kitab-kitab Allah SWT secara terperinci seperti nama dan nama rasul penerima. 
    • C. Beriman kepada semua kitab yang diturunkan oleh Allah SWT baik yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW maupun para nabi. 
    • D. Membenarkan kitab-kitab Allah SWT di dalam hati, mengikrarkan dengan lisan, dan mengamalkannya dalam perbuatan sehari-hari. 
  8. Perhatikan tabel berikut ! 

    Pasangan kitab Allah dan bahasa kitab yang benar adalah .... 
    • A. 1-D, 2-A, 3-B, 4-C. 
    • B. 1-D, 2-B, 3-C, 4-A. 
    • C. 1-D, 2-C, 3-A, 4-B. 
    • D. 1-D, 2-A, 3-C, 4-B. 
  9. Perhatikan pernyataan berikut! 
    (1) Diturunkan di Bukit Sinai. 
    (2) Memuat akhlak dan budi pekerti. 
    (3) Diturunkan secara berangsur-angsur. 
    (4) Perintah untuk menyucikan hari Sabtu. 
    (5) Mengandung perintah mengesakan Allah SWT. 
    Pernyataan yang berhubungan dengan kitab al-Qur’an terdapat pada nomor .... 
    • A. 1, 2, dan 3. 
    • B. 1, 3, dan 4. 
    • C. 2, 3, dan 4. 
    • D. 2, 3, dan 5. 
  10. Perhatikan narasi berikut! 
    Kitab ini diturunkan di daerah Yerusalem, sekitar sepuluh abad sebelum masehi. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Qibti. Kitab ini berisikan zikir dan penghormatan kepada Allah Swt. dan nasehat-nasehat tentang kebaikan bagi manusia. 
    Kitab yang dimaksud pada narasi tersebut diturunkan kepada Nabi .... 
    • A. Musa as. 
    • B. Adam as. 
    • C. Dawud as. 
    • D. Ibrahim as. 
  11. Kitab ini diturunkan di daerah Yerusalem, sekitar satu abad sebelum masehi. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Suryani. 
    Berikut ini yang menjadi isi opkok kitab pada narasi tersebut adalah .... 
    • A. Perintah menyucikan dari dari perilaku duniawi yang berlebihan. 
    • B. Zikir dan penghormatan kepada Allah SWT. 
    • C. Pengetahuan tentang alam semesta dan astronomi. 
    • D. Menyucikan hari sabtu. 
  12. Perhatikan pernyataan berikut! 
    (1) Meyakini kebenaran semua kitab terdahulu. 
    (2) Hanya meyakini isi kandungan yang sesuai dengan al-Qur’an. 
    (3) Meyakini bahwa kandungan yang berbeda dengan al-Qur’an berarti salah. 
    (4) Meyakini bahwa kandungan kitab terdahulu hanya berlaku pada zamannya. 
    (5) Meyakini bahwa semua kandungan kitab terdahulu sudah tidak berlaku lagi. 
    Pernyataan tentang iman kepada kitab terdahulu yang benar terdapat pada nomor .... 
    • A. 1, 2, dan 3. 
    • B. 1, 2, dan 4. 
    • C. 2, 3, dan 4. 
    • D. 2, 3, dan 5. 
  13. Perhatikan pernyataan berikut! 
    (1) Mengikuti kajian majelis taklim. 
    (2) Membaca terjemah al-Qur’an. 
    (3) Mempelajari ilmu tajwid. 
    (4) Merenungi maknanya. 
    Pernyataan yang berhubungan dengan kegiatan memahami al-Qur’an terdapat pada nomor .... 
    • A. 1 dan 2. 
    • B. 2 dan 3. 
    • C. 2 dan 4. 
    • D. 3 dan 4. 
  14. Perhatikan ilustrasi berikut! 
    Andi rajin membaca al-Qur’an setiap hari. Ia juga aktif di grup sosial media kelompok pengajian. Setiap kali mendapat informasi di grup sosial media, Andi segera mengirimkan informasi itu ke grup sosial media kelas. 
    Suatu ketika Andi mengirim informasi tentang kemurnian al-Qur’an dan kepalsuan kitab Injil di grup kelas. Informasi ini pun diprotes Yohanes, teman satu kelas Andi, yang beragama Kristen. Yohanes merasa kiriman Andi di grup kelas tidak menghargai kitab suci umat Kristen. 
    Bagaimana pendapatmu tentang permasalahan ini? 
    • A. Sikap Andi sudah benar karena menyampaikan kebenaran al-Qur’an kepada teman-temannya. 
    • B. Andi seharusnya tidak membagikan informasi itu ke grup kelas karena ada Yohanes yang beragama Kristen. 
    • C. Andi perlu mendalami makna kemurnian al-Qur’an secara moderat sehingga bisa lebih menghargai kitab suci umat beragama lain. 
    • D. Andi seharusnya membuat grup khusus untuk peserta didik yang beragama Islam dan membagikan info itu di grup khusus agama Islam. 
  15. Perhatikan pernyataan berikut! 
    Pernyataan-pernyataan berikut ini benar, kecuali .... 
    • A. Tidak ada agama yang sama karena pemahaman dan praktik berbeda. 
    • B. Islam, Yahudi, dan Nasrani memiliki sejarah nabi dan kitab suci sama. 
    • C. Semua agama sama karena pada dasarnya nabi dan kitabnya sama. 
    • D. Meskipun berbeda, ada kesamaan di dalam semua agama. 

Soal lanjutan Pilihan Ganda sebanyak 25 soal. 

Jawablah essay berikut ! 

  1. Salinlah QS. Ibrahim/14 ayat 32 beserta terjemahan, ke dalam kertas ujian! 
  2. Salinlah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik beserta terjemahan, ke dalam kertas ujian! 

Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

21 September 2026

QS. Ibrahim Ayat 32 Tentang Penciptaan Langit & Bumi

QS. Ibrahim/14 ayat 32 - Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Allāhul-lażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa wa anzala minas-samā'i mā'an fa akhraja bihī minaṡ-ṡamarāti rizqal lakum, wa sakhkhara lakumul-fulka litajriya fil-baḥri bi'amrih(ī), wa sakhkhara lakumul-anhār(a). 


Terjemahan: 

"Allah SWT-lah yang telah menciptakan langit dan bumi, menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan (air hujan) itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Dia juga telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya. Dia pun telah menundukkan sungai-sungai bagimu." (QS. Ibrahim/14: 32). 


Tafsir Ringkas Kementerian Agama: 

Wahai manusia, perhatikan dan renungkanlah bahwa Allah SWT-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dari ketiadaan dan tanpa model yang mendahuluinya. Dan Dia pula yang telah menurunkan air hujan dari awan di langit, kemudian dengan air hujan itu Dia menghijaukan bumi yang semula mati dengan tumbuh-tumbuhan yang mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki dan penopang hidup untukmu. Dan Dia pula yang telah menundukkan kapal bagimu agar engkau dapat dengan mudah berlayar di lautan dengan kehendak-Nya demi memenuhi kebutuhan hidupmu. Dan Dia juga yang telah menundukkan sungai-sungai bagimu agar kamu dan hewan-hewan ternakmu dapat minum darinya serta bisa kamu manfaatkan untuk keperluan lainnya. 


Tafsir Tahlili: 

Allah SWT Yang Maha Esa dan Maha Kuasa sangat banyak melimpahkan nikmat kepada hamba-hamba-Nya. Di antaranya ialah: 

  • Allah SWT Yang Maha Agung, yang ilmunya meliputi segala sesuatu, menerangkan bahwa Dialah yang telah menciptakan langit dan bumi, yang kejadiannya jauh lebih besar dan lebih sulit dari kejadian manusia, yang selalu disaksikan dan diperhatikan manusia dan pada keduanya terdapat pelajaran dan manfaat. 
    Langit berupa ruang angkasa yang tidak terhingga luas dan besarnya, di dalamnya terdapat benda-benda angkasa berupa planet-planet yang tidak terhitung jumlahnya, masing-masing berjalan menurut garis edar yang telah ditentukan, mengikuti hukum-hukum yang telah ditetapkan Allah SWT. 
    Tidak ada satu pun dari planet-planet yang tidak mengikuti hukum itu, karena tidak mengikuti hukum-hukum yang telah ditetapkan itu berarti kehancuran bagi seluruh planet-planet itu. Jika direnungkan, diperhatikan, dan dipelajari tata ruang angkasa yang rapi dan teratur itu, akan terasa ketiadaan arti manusia dan semakin terasa pula keagungan dan kebesaran Penciptanya. 
  • Allah SWT juga yang menciptakan bumi yang merupakan salah satu dari planet-planet ruang angkasa, tempat manusia hidup, berdiam, dan mempersiapkan diri sebelum mengalami hidup yang sebenarnya di akhirat. 
    Permukaan bumi ditumbuhi tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam, dengan buahnya yang beraneka macam pula yang berguna dan bermanfaat bagi manusia. Di dalam perut bumi terdapat barang tambang yang beraneka macam. Semuanya itu diciptakan Allah SWT untuk manusia. 
  • Dialah yang menurunkan hujan yang berasal dari uap air dan menjadi awan. Awan itu dihalau-Nya dengan angin ke tempat tertentu, hingga menjadi mendung yang hitam pekat, kemudian berubah dan jatuh sebagai hujan yang menyirami permukaan bumi. 
    Dengan siraman hujan itu, tumbuh dan suburlah tumbuh-tumbuhan yang kemudian menjadi besar, berbunga, dan berbuah, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Hajj/22 ayat 5. 


Daftar Pustaka: 

Qur'an Kementerian Agama, Qur'an Kemenag, https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/14?from=32&to=32, diakses pada 20 September 2026. 


Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

QS. Al-Hajj Ayat 5 Tentang Penciptaan Manusia

QS. Al-Hajj/22 ayat 5 - Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Yā ayyuhan-nāsu in kuntum fī raibim minal-ba‘ṡi fa innā khalaqnākum min turābin ṡumma min nuṭfatin ṡumma min ‘alaqatin ṡumma mim muḍgatim mukhallaqatiw wa gairi mukhallaqatil linubayyina lakum, wa nuqirru fil-arḥāmi mā nasyā'u ilā ajalim musamman ṡumma nukhrijukum ṭiflan ṡumma litablugū asyuddakum, wa minkum may yutawaffā wa minkum may yuraddu ilā arżalil-‘umuri likailā ya‘lama ba‘da ‘ilmin syai'ā(n), wa taral-arḍa hāmidatan fa iżā anzalnā ‘alaihal-mā'ahtazzat wa rabat wa ambatat min kulli zaujim bahīj(in). 


Terjemahan: 

"Wahai manusia, jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, sesungguhnya Kami telah menciptakan (orang tua) kamu (Nabi Adam) dari tanah, kemudian (kamu sebagai keturunannya Kami ciptakan) dari setetes mani, lalu segumpal darah, lalu segumpal daging, baik kejadiannya sempurna maupun tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu (tanda kekuasaan Kami dalam penciptaan). Kami tetapkan dalam rahim apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan. Kemudian, Kami mengeluarkanmu sebagai bayi, lalu (Kami memeliharamu) hingga kamu mencapai usia dewasa. Di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) yang dikembalikan ke umur yang sangat tua sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya (pikun). Kamu lihat bumi itu kering. Jika Kami turunkan air (hujan) di atasnya, ia pun hidup dan menjadi subur serta menumbuhkan berbagai jenis (tetumbuhan) yang indah." (QS. Al-Hajj/22: 5). 


Tafsir Ringkas Kementerian Agama: 

Wahai manusia! Hidup sesudah mati itu suatu keniscayaan. Jika kamu meragukan hari kebangkitan dari alam kubur, maka perhatikanlah perkembangan hidup kamu. Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, yakni saripati makanan yang berasal dari tanah. Kemudian dari setetes mani yang sudah bercampur dengan sel telur. Kemudian dari segumpal darah yang berkembang menjadi segumpal daging dalam beberapa minggu. 

Kemudian dari segumpal daging itu, ada yang sempurna kejadian dan pertumbuhan-nya, tanpa cacat apa pun, dan ada yang tidak sempurna, karena ada cacat fisik maupun mental sejak dari kandungan, agar Kami jelaskan kepada kamu bahwa kamu berada dalam kekuasaan Kami. Dan Kami tetapkan kamu sewaktu embrio dalam rahim ibumu menurut kehendak Kami hingga tiap orang berbeda rentang waktu berada dalam kandungan ibunya sampai waktu yang sudah ditentukan, biasanya setelah 36 minggu. 

Kemudian Kami keluarkan kamu dari rahim ibu kamu sebagai bayi, kemudian dengan berangsur-angsur kamu tumbuh-kembang sampai kepada usia dewasa. Dan di antara kamu ada yang diwafatkan dalam usia muda, bahkan masih bayi; dan ada pula yang diberi umur panjang, serta dikembalikan kepada usia pikun karena sangat tua, sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya karena penyakit ketuaannya. 

Dan ada contoh lain bagimu betapa mudah bagi Allah membangkitkan manusia dari alam kubur, kamu lihat bumi ini kering, karena kekurangan air di musim kemarau, kemudian apabila telah Kami turunkan air hujan di atasnya, maka hiduplah bumi yang kering kerontang itu dan menjadi subur dan bumi yang subur itu menumbuhkan berbagai jenis pasangan tetumbuhan yang indah. Demikianlah paparan empiris tentang argumentasi betapa mudah bagi Allah membangkitkan manusia dari alam kubur menuju mahsyar. 


Tafsir Tahlili: 

Pada ayat ini Allah SWT menentang orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari Kiamat dan hari kebangkitan. Seandainya mereka tetap tidak mempercayainya hendaklah mereka mengemukakan alasan-alasan dan bukti-bukti yang dapat menguatkan pendapat mereka itu. Tetapi mereka tidak dapat mengemukakannya. 

Karena itu Allah SWT memberikan contoh diri mereka sendiri, yaitu mulai dari sperma-ovum, kemudian menjadi zygat, ‘alaqah, janin, kemudian lahir menjadi besar dan kemudian mati, bila menciptakan dari tiada Allah mampu, tentu saja mengulang penciptaan manusia kembali adalah lebih mudah dari penciptaan pertama kali. 

Orang yang tidak percaya akan adanya hari kebangkitan menganggap kebangkitan itu merupakan suatu kejadian yang mustahil terjadi. Dalam pandangan mereka tidak mungkin tulang belulang yang telah lapuk berserakan, dan daging-daging yang telah hancur luluh menjadi tanah akan kembali bersatu dalam bentuk seperti semula. 

Kesanggupan dan kekuasaan Allah SWT mereka ukur sama dengan kesanggupan dan kekuasaan mereka sendiri. Jika mereka merasa tidak sanggup melakukan sesuatu pekerjaan, tentu Allah SWT tidak pula akan sanggup melakukannya. Mereka yang tidak percaya itu semata-mata karena keingkaran saja, karena dikuasai hawa nafsu dan godaan setan, sedangkan hati dan akal pikiran mereka sebenarnya mengakuinya. 

Mereka khawatir kedudukan dan pangkat mereka akan terancam jika mereka mengikuti kepercayaan dan agama yang dibawa oleh Muhammad SAW. Karena itu mereka membantah Allah SWT tanpa berdasar ilmu pengetahuan yang benar. 

Pada ayat ini Allah SWT mengemukakan petunjuk tentang adanya hari kebangkitan dengan mengemukakan dua macam alasan. Pertama ialah ber-hubungan dengan proses kejadian manusia dan yang kedua berhubungan dengan proses kehidupan dan pertumbuhan tumbuh-tumbuhan. 

Proses kejadian manusia di dalam rahim ibunya dan kehidupannya dari lahir sampai mati sebagai berikut: 

  1. Allah SWT telah menciptakan manusia pertama, yaitu Adam as., dari tanah. Kemudian dari Adam diciptakan istrinya Hawa, dan dari kedua mahluk itu berkembangbiaklah manusia melalui proses yang cukup panjang. Dapat pula berarti bahwa manusia diciptakan Allah melalui pembuahan ovum oleh sperma di dalam rahim perempuan. 
    Kedua sel itu berasal dari darah, darah berasal dari makanan yang dimakan manusia, dan makanan manusia berasal dari tumbuh-tumbuhan dan ada yang berasal dari binatang ternak atau hewan-hewan yang lain. Semuanya itu berasal dari tanah sekalipun telah melalui beberapa proses. Karena itu tidaklah salah jika dikatakan bahwa manusia itu berasal dari tanah. 
  2. Dalam ayat ini disebutkan bahwa manusia itu berasal dari nuṭfah. Yang dimaksud dengan nuṭfah ialah zygat, yaitu ovum yang sudah dibuahi oleh sperma. 
  3. ‘Alaqah, yaitu zygat yang sudah menempel di rahim perempuan. 
  4. Muḍgah, yaitu ‘alaqah yang telah berbentuk kumpulan sel-sel daging, sebesar yang dikunyah. (muḍgah artinya mengunyah). Muḍgah itu ada yang tumbuh sempurna, tidak cacat dan ada pula yang tumbuh tidak sempurna dan cacat. Kejadian sempurna dan tidak sempurna inilah yang menimbulkan kesempurnan fisik manusia, cacat atau keguguran. 
    Proses kejadian nuṭfah menjadi ‘alaqah adalah empat puluh hari, dari ‘alaqah menjadi muḍgah” juga empat puluh hari. Kemudian setelah lewat empat puluh hari itu, Allah, meniupkan roh, menetapkan rezeki, amal, bahagia dan sengsara, menetapkan ajal dan sebagainya, sebagaimana tersebut dalam hadis: 
    Artinya: "Sesungguhnya penciptaan seseorang di antara kamu disatukan dalam perut ibunya selama 40 malam dalam bentuk nuṭfah, kemudian menjadi ‘alaqah selama itu pula lalu menjadi muḍgah selama itu pula. Kemudian Allah mengutus malaikat, lalu meniupkan roh ke dalamnya, maka (malaikat itu) diperintahkan menulis empat kalimat, yaitu  menuliskan rezekinya, amalnya, ajalnya, bahagia atau sengsara." (Riwayat al-Bukhārī dan Muslim dari Ibnu Mas‘ūd). 
    Dalam hadits yang lain diterangkan: 
    Artinya: Bersabda Rasulullah SAW, “Malaikat mendatangi nuṭfah setelah menetap di dalam rahim 40 atau 45 hari, maka ia berkata, “Wahai Tuhanku: Burukkah atau untungkah?” (Lalu Allah SWT memfirmankan buruk atau baiknya), maka ditulislah keduanya (yakni buruk atau baiknya). Maka Malaikat berkata pula, “Wahai Tuhanku laki-lakikah dia atau perempuan?” (Lalu Allah SWT memfirmankan tentang laki-lakikah dia atau perempuan), maka ditulislah keduanya (yakni laki-laki atau perempuan), dan ditulislah kerja, peninggalan, ajal dan rezekinya. Kemudian ditutuplah lembaran-lembaran itu, maka apa yang telah dituliskan di dalamnya tidak dapat ditambah atau dikurangi lagi." (HR. Ibnu Abī Ḥātim dan Muslim). 
    Allah SWT menetapkan proses kejadian yang demikian, yaitu membiarkan nuṭfah, ‘alaqah, muḍgah sampai berbentuk janin yang sempurna dalam waktu yang ditentukan itu, adalah untuk menerangkan kepada manusia tanda-tanda kekuasaan, kebesaran dan kekokohan aturan-aturan yang dibuat-Nya, dan untuk menjadi bahan pemikiran bagi manusia, bahwa jika Allah SWT kuasa menciptakan manusia pada kali yang pertama, tentulah Dia kuasa pula menciptakannya pada kali yang kedua, dan menciptakan sesuatu pada kali yang kedua itu biasanya lebih mudah dari menciptakannya pada kali yang pertama. 
    Membangkitkan manusia dari kubur pada hakikatnya adalah menciptakan manusia pada kali yang kedua. Tentu hal itu sangat mudah bagi Allah SWT. Bahkan jika Allah SWT menghendaki kejadian sesuatu tidak melalui proses yang demikian, tidaklah sukar bagi Allah SWT. Karena jika Dia menghendaki adanya sesuatu, cukuplah Dia mengatakan kepadanya, “Jadilah.” Maka terwujud sesuatu itu. 

Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

20 September 2026

Hadits Tentang Penciptaan Manusia

Proses kejadian nuṭfah menjadi ‘alaqah adalah empat puluh hari, dari ‘alaqah menjadi muḍgah” juga empat puluh hari. Kemudian setelah lewat empat puluh hari itu, Allah, meniupkan roh, menetapkan rezeki, amal, bahagia dan sengsara, menetapkan ajal dan sebagainya. 

Sebagaimana tersebut dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas'ud: 

Terjemahan: 

"Sesungguhnya penciptaan seseorang di antara kamu disatukan dalam perut ibunya selama 40 malam dalam bentuk nuṭfah, kemudian menjadi ‘alaqah selama itu pula lalu menjadi muḍgah selama itu pula. Kemudian Allah mengutus malaikat, lalu meniupkan roh ke dalamnya, maka (malaikat itu) diperintahkan menulis empat kalimat, yaitu  menuliskan rezekinya, amalnya, ajalnya, bahagia atau sengsara." (HR. al-Bukhārī dan Muslim dari Ibnu Mas‘ūd). 


Dalam hadits yang lain diterangkan: 

Terjemahan: 

Bersabda Rasulullah SAW, “Malaikat mendatangi nuṭfah setelah menetap di dalam rahim 40 atau 45 hari, maka ia berkata, “Wahai Tuhanku: Burukkah atau untungkah?” (Lalu Allah SWT memfirmankan buruk atau baiknya), maka ditulislah keduanya (yakni buruk atau baiknya). Maka Malaikat berkata pula, “Wahai Tuhanku laki-lakikah dia atau perempuan?” (Lalu Allah SWT memfirmankan tentang laki-lakikah dia atau perempuan), maka ditulislah keduanya (yakni laki-laki atau perempuan), dan ditulislah kerja, peninggalan, ajal dan rezekinya. Kemudian ditutuplah lembaran-lembaran itu, maka apa yang telah dituliskan di dalamnya tidak dapat ditambah atau dikurangi lagi. (HR. Ibnu Abī Ḥātim dan Muslim). 


Daftar Pustaka: 

Qur'an Kementerian Agama, Qur'an Kemenag, https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/22?from=5&to=78, diakses pada 20 September 2026. 


Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

12 Agustus 2026

Macam-Macam Hukum Bacaan Tajwid

MACAM-MACAM HUKUM BACAAN TAJWID: 

  1. Hukum Bacaan Nun Sukun / Nun Mati (Tanwin). 
    • Idzhar Halqi. 
    • Ikhfa Haqiqi. 
    • Iqlab. 
    • Wajibul ghunnah: 
      • Idghom Bighunnah. 
      • Idghom Bilaghunnah. 
  2. Hukum Bacaan Mim Sukun / Mim Mati / مْ. 
    • Idzhar Syafawi. 
    • Ikhfa Syafawi. 
    • Idghom Mimi / Idghom Mutamatsilain. 
  3. Hukum Bacaan Mad. 
    • Mad Asli ; Mad Thobi'i. 
    • Mad Far'i / Cabang : 
      1. Mad Wajib Muttashil. 
      2. Mad Jaiz Munfashil. 
      3. Mad 'Aridh Lis Sukun. 
      4. Mad Badal. 
      5. Mad 'Iwadh. 
      6. Mad Layyin. 
      7. Mad Tamkin. 
      8. Mad Farqu. 
      9. Mad Shilah Qoshiroh. 
      10. Mad Shilah Thowilah. 
      11. Mad Lazim Mukhafaf Kilmi. 
      12. Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi. 
      13. Mad Lazim Harfi Mukhafaf. 
      14. Mad Lazim Harfi Mutsaqqal. 
  4. Hukum Bacaan Alif Lam Ta'rif. 
    1. Idzhar Qomariyyah. 
    2. Idghom Syamsiyyah. 
  5. Hukum Bacaan Qolqolah. 
    1. Qolqolah Sughro. 
    2. Qolqolah Kubro. 
  6. Hukum Bacaan Tafkhim dan Tarqiq. 
    1. Takfkhim. 
    2. Tarqiq. 
  7. Hukum Bacaan Waqof. 
    1. Waqful Ulaa ( وَقْفُ الْأُوْلَى ), dan lambangnya adalah ( قلى ), artinya lebih diutamakan berhenti. 
    2. ًWashlul Ulaa, artinya lebih diutamakan disambung. 
    3. Saktah. 
    4. Mamnu'. 
Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

19 Juli 2026

QS. Al-Maidah Ayat 48 Tentang Kedudukan Al-Qur'an Terhadap Kitab-Kitab Terdahulu

QS. Al-Maidah/5 ayat 48 - Allah Subhaanahuu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Wa anzalnā ilaikal-kitāba bil-ḥaqqi muṣaddiqal limā baina yadaihi minal-kitābi wa muhaiminan ‘alaihi faḥkum bainahum bimā anzalallāhu wa lā tattabi‘ ahwā'ahum ‘ammā jā'aka minal-ḥaqq(i), likullin ja‘alnā minkum syir‘ataw wa minhājā(n), wa lau syā'allāhu laja‘alakum ummataw wāḥidataw wa lākil liyabluwakum fī mā ātākum fastabiqul-khairāt(i), ilallāhi marji‘ukum jamī‘an fa yunabbi'ukum bimā kuntum fīhi takhtalifūn(a). 


Terjemahan: 

"Kami telah menurunkan kitab suci (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya). Maka, putuskanlah (perkara) mereka menurut aturan yang diturunkan Allah SWT dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan (meninggalkan) kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah SWT menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja). Akan tetapi, Allah SWT hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah SWT kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan." (QS. Al-Maidah/5: 48). 


Penggalan Ayat: 

Artinya: "Kami telah menurunkan kitab suci (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya). ..." (QS. Al-Maidah/5: 48). 


Daftar Pustaka. 

Qur'an Kementerian Agama, Qur'an Kemenag, https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/5?from=48&to=120, diakses pada 19 Juli 2026.

Andalusia: Kota Peradaban Islam di Barat (756-1031 M)

Bab X - Andalusia: Kota Peradaban Islam di Barat (756 - 1031 M) merupakan materi pembelajaran yang terdapat dalam buku teks siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII pada semester genap. 

Dalam bab ini berisikan: 

  1. Tujuan Pembelajaran. 
  2. Infografis. 
  3. Pantun Pemantik. 
  4. Mari Bertafakur. 
  5. Titik Fokus. 
  6. Thalab al-'Ilm. 
    1. Bani Umayyah di Andalusia. 
    2. Kejayaan Islam di Andalusia. 
    3. Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia. 
    4. Memetik nilai Islami dalam Sejarah Bani Umayyah di Andalusia. 
  7. Ikhtisar. 
  8. Inspirasiku. 
  9. Aku Pelajar Pancasila. 
  10. Diriku. 
  11. Rajin Berlatih. 
  12. Siap Berkreasi. 
  13. Selangkah Lebih Maju. 

FILM SEJARAH ANDALUSIA. 

Eksplorasi sinematik terbaik mengenai peradaban Islam di Andalusia dapat ditemukan melalui: 

  1. Film Dokumenter: 
    • Sejarah Islam di Eropa, produksi BBC yang dipandu Rageh Omaar. 
  2. Film Serial Drama Epik: 
    • Umar bin Khattab; dan 
    • The Message, yang merekam jejak kekhalifahan. 
  3. Film Berlatar Periode Moor di Spanyol (Al-Andalus): 
    • The Long Ships (opsi populer). 

Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

12 Juli 2026

Asesmen Diagnostik PAI Kelas 8 Kurmer

Mengawali pembelajaran pada tahun ajaran 2026/2027, setiap guru mata pelajaran wajib membuat soal asesmen diagnostik. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8 Kurikulum Merdeka, terdapat soal asesmen diagnostik yang telah dibuat. 

Peserta didik wajib mencantumkan Nama Lengkap dan Jenjang Kelas. 

Nama Lengkap : .......... 

Kelas 8 : 

  • A. 
  • B. 
  • C. 
  • D. 
  • E. 
  • F. 

Jawablah pertanyaan berikut yang wajib diisi! 

  1. Ummat Islam wajib meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para Nabi terdahulu. Arti dari kata "kitab" secara bahasa adalah .... 
    • A. Firman yang diucapkan. 
    • B. Lembaran yang terpisah. 
    • C. Tulisan atau sesuatu yang dibukukan. 
    • D. Wahyu yang dirahasiakan. 
  2. Sebelum Al-Qur'an diturunkan, Allah SWT telah menurunkan beberapa kitab suci kepada Rasul-Nya. Urutan kronologis turunnya kitab-kitab Allah SWT dari yang paling awal hingga paling akhir adalah .... 
    • A. Taurat, Injil, Zabur, Al-Qur'an. 
    • B. Taurat, Zabur, Injil, Al-Qur'an. 
    • C. Zabur, Taurat, Injil, Al-Qur'an. 
    • D. Injil, Zabur, Taurat, Al-Qur'an. 
  3. Dalam Al-Qur'an disebutkan adanya "Suhuf", yaitu lembaran-lembaran wahyu Allah SWT yang belum dibukukan. Salah seorang Nabi yang menerima suhuf menurut keterangan dalil adalah Nabi .... 
    • A. Ibrahim as. 
    • B. Nuh as. 
    • C. Sulaiman as. 
    • D. Isa as. 
  4. Kitab Zabur diturunkan Allah SWT dalam bahasa Qibti. Kitab suci ini secara khusus diturunkan sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi kaum .... 
    • A. Bani Israil. 
    • B. Quraisy. 
    • C. Aad dan Tsamud. 
    • D. Nasrani. 
  5. Perhatikan potongan ayat berikut! 

    Potongan ayat di atas (QS. Al-Maidah/5: 48) menjelaskan tentang kedudukan Al-Qur'an terhadap kitab-kitab terdahulu, yaitu sebagai .... 
    • A. Penghapus seluruh syari'at masa lalu tanpa sisa. 
    • B. Pembenar sekaligus batu ujian / penjaga bagi kitab sebelumnya. 
    • C. Tiruan dari ajaran-ajaran kitab suci kuno. 
    • D. Pelengkap yang hanya berlaku untuk bangsa Arab. 
  6. Rudi adalah siswa kelas 8 yang selalu menyempatkan diri membaca Al-Qur'an setelah shalat Maghrib, meskipun hanya satu lembar. Perilaku Rudi ini merupakan bentuk penerapan fungsi Al-Qur'an sebagai Al-Huda, yang berarti .... 
    • A. Obat penawar hati yang gelisah. 
    • B. Pembeda antara yang hak dan bathil. 
    • C. Petunjuk hidup agar selamat dunia akhirat. 
    • D. Peringatan bagi orang-orang yang lalai. 
  7. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini! 
    (1) Hanya berlaku bagi kaum tertentu pada zamannya. 
    (2) Menggunakan bahasa yang relevan sepanjang masa. 
    (3) Dijamin keaslian dan kemurniannya oleh Allah SWT sampai hari kiamat. 
    (4) Menyempurnakan ajaran-ajaran dalam kitab suci sebelumnya. 
    Pernyataan yang merupakan karakteristik utama dan keistimewaan Al-Qur'an dibandingkan kitab-kitab lainnya ditunjukkan oleh nomor .... 
    • A. (1), (2), dan (3). 
    • B. (1), (3), dan (4). 
    • C. (2), (3), dan (4). 
    • D. (1), (2), dan (4). 
  8. Seorang muslim yang mengimani kitab Injil dengan benar akan bersikap .... 
    • A. Mengamalkan seluruh hukum fiqih yang tertulis di dalam Injil saat ini. 
    • B. Meyakini bahwa Injil asli benar-benar wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Isa as. 
    • C. Mempelajari dan menghafal ayat-ayat Injil yang ada sekarang. 
    • D. Menganggap Injil sama sekali tidak pernah ada dalam sejarah. 
  9. Al-Qur'an memiliki nama lain Asy-Syifa. Ketika seorang siswa merasa cemas, malas belajar, atau hatinya gelisah, penerapan fungsi Asy-Syifa yang paling tepat adalah .... 
    • A. Menyimpan Al-Qur'an kecil di dalam tas sekolah sebagai jimat keberuntungan. 
    • B. Membaca, mentadaburi makna, dan mengamalkan isi Al-Qur'an agar hati tenang. 
    • C. Membeli mushaf Al-Qur'an yang mahal dan memajangnya di kamar. 
    • D. Menulis ayat Al-Qur'an di atas kertas lalu melarutkannya ke dalam air minum. 
  10. Perhatikan pernyataan berikut! 
    (1) Hanya berlaku untuk ummat zaman dahulu. 
    (2) Terjaga keasliannya sampai hari kiamat. 
    (3) Menyempurnakan ajaran kitab-kitab sebelumnya. 
    (4) Bahasanya sulit dipahami. 
    Karakteristik utama dari kitab suci Al-Qur'an ditunjukkan oleh nomor .... 
    • A. (1) dan (2). 
    • B. (2) dan (3). 
    • C. (3) dan (4). 
    • D. (1) dan (4). 
  11. Bagaimana cara kamu paling mudah memahami kisah-kisah Nabi atau sejarah Islam (Sejarah Daulah Abbsiyyah) di kelas? 
    • A. Membaca buku teks atau ringkasan materi secara mandiri (Visual). 
    • B. Mendengarkan cerita dan penjelasan dari guru atau teman (Auditori). 
    • C. Menonton video animasi islami atau film sejarah (Visual-Auditori). 
    • D. Bermain peran (roleplay) atau membuat drama pendek (Kinestetik). 
  12. Ketika harus menghafal ayat Al-Qur'an atau hadits, apa yang biasa kamu lakukan? 
    • A. Membaca ayat tersebut berulang kali secara pelan di dalam hati. 
    • B. Mendengarkan rekaman murottal syeikh / qori lewat HP lalu mengikutinya. 
    • C. Menuliskan ayat tersebut berkali-kali di kertas coretan. 
  13. Materi PAI kelas 8 apa yang paling ingin kamu pelajari atau diskusikan lebih mendalam? 
    • A. Fiqih (Tata cara shalat gerhana, Istisqa, aturan makanan halal / haram). 
    • B. Aqidah (Mengimani kitab-kitab Allah SWT). 
    • C. Akhlaq (Menghindari minuman keras, judi, dan pertengkaran). 
    • D. Tarikh (Sejarah kebudayaan Islam). 
  14. Apakah kamu mengikuti kegiatan keagamaan di luar jam sekolah formal? 
    • A. Ya, saya mengaji di TPA / TPQ atau pondok pesantren setiap sore / malam. 
    • B. Ya, saya memanggil guru privat ngaji ke rumah. 
    • C. Tidak, saya hanya belajar agama saat jam pelajaran di sekolah saja. 
  15. Siapa yang paling sering mengingatkan atau mendampingimu untuk shalat lima waktu dan membaca Al-Qur'an di rumah? 
    • A. Orang tua (Ayah / Ibu). 
    • B. Kakak, nenek, atau keluarga lainnya. 
    • C. Tidak ada, saya harus mengingatkan diri sendiri. 
  16. Fasilitas apa saja yang kamu miliki di rumah untuk mendukung belajar PAI secara digital? 
    • A. HP pribadi dan kuota internet / WiFi yang lancar. 
    • B. HP milik bersama orang tua (bergantian). 
    • C. Tidak ada perangkat digital khusus untuk belajar. 

Sumber: Dr. Abdul Azis Afrizal (Guru PAI SMP Negeri 36 Jakarta).

25 Juni 2026

Tujuan Pembelajaran PAI SMP Fase D Akhir Semester Genap

Pada akhir semester genap tahun 2026 ini, para pendidik sudah memulai pengisian raport di satuan pendidikan masing-masing, bahkan sudah ada yang selesai. 

Dalam pengisian raport kenaikan kelas akhir tahun, satuan pendidikan menyediakan platform aplikasi e-raport. 

Salah satunya adalah SMP Negeri 14 Jakarta dengan platform website Raportku.com, merupakan wadah yang mudah untuk pengisian raport para murid. 

Dalam platform tersebut, guru harus memasukkan data tujuan pembelajaran terlebih dahulu sebagai awal dari materi apa yang akan dinilai. 

Berikut data tujuan pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di fase D pada akhir semester genap sesuai dengan tingkat kelas masing-masing. 

Tujuan Pembelajaran: 

  1. Kelas 7: 
    • Murid mampu menulis, membaca, menghafal, dan menerapkan QS. Al-Anbiya'/21 ayat 30, QS. Al-A'raf/7 ayat 54, serta hadits menuntut ilmu. 
    • Murid mampu menjelaskan Iman Kepada Malaikat, ghibah, tabayyun, konsep ibadah rukhshah, dan mengintegrasikan nilai-nilai Islam. 
  2. Kelas 8: 
    • Murid mampu membaca dan menghafal QS. Al-Baqarah/2 ayat 143 sesuai kaidah tajwid, kandungan ayat, hadits terkait, dan praktik toleransi. 
    • Murid mampu menjelaskan Iman Kepada Nabi dan Rasul, konsep jual beli, hutang piutang, riba' menurut fiqih, dan ilmuwan muslim. 
  3. Kelas 9: 
    • Murid mampu membaca, menghafal, dan mengartikan ayat Al-Qur'an serta hadits tentang khalifatullah dan berakhlak mulia. 
    • Murid mampu menjelaskan makna Iman Kepada Qadha dan Qadar, seni Islami dan cirinya, bermadzhab dalam fiqih, peradaban masa Syafawi. 

Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

07 Juni 2026

Kisi-Kisi Kelas 7 Kurmer Akhir Semester Genap TA. 2025/2026

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, semangat pagi sobat PAI. Admin akan membagikan kisi-kisi terkait materi bab 8, bab 9, dan bab 10 pada kelas 7 akhir semester genap. 


Bab 8 - Menghindari Ghibah dan Melaksanakan Tabayyun. 

Islam melarang ummatnya untuk ghibah, maksud dari ghibah adalah membicarakan kejelekan dan kekurangan orang lain. 

Membicarakan aib yang ada pada diri seseorang dengan maksud untuk merendahkan harga dirinya dinamakan ghibah. 

Perumpaan perilaku ghibah seperti memakan daging saudaranya yang sudah mati terdapat dalam surah QS. Al-Hujurat/49: 12. 

Lidah tak bertulang merupakan suatu ungkapan yang mengisyaratkan bahwa lidah yang lunak dapat menyakiti hati dan perasaan. 

Contoh sikap ghibah sebagai berikut: 

  1. Ahmad berkata bahwa rapat akan membahas penjatuhan Lana dari jabatan Ketua Kelas. 
  2. Azzam berpesan kepada teman-temannya bahwa teman baru di kelasnya suka menipu. 

Cara menghindari perbuatan ghibah adalah: 

  1. Selalu berintrospeksi diri. 
  2. Merasa dirinya diawasi oleh Allah SWT. 

Shiva dan Nana adalah dua orang yang bersahabat sejak kecil. Suatu ketika Shiva menghadap guru BP untuk konsultasi masalah pelajaran. Pada waktu yang bersamaan Nana melihatnya. Ia merasa bahwa sahabatnya melaporkan keburukan sikapnya kepada guru BP. Dalam hal demikian Nana terkena sikap buruk sangka. 

Meneliti dan menyeleksi berita, serta tidak tidak tergesa-gesa dalam memutuskan sesuatu dinamakan tabayyun. 

Ketika mendengar berita dari media sosial yang merugikan kita, sikap kita adalah mengklarifikasi berita tersebut terlebih dahulu. 

Agama memerintahkan untuk melakukan tabayyun. Tabayyun berkaitan dengan pembawa berita dan isi berita. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kebohongan berita yang diterima dan disebar. 

Lana berangkat ke sekolah bersama dengan temannya yang bernama Pepe. Sampai di sekolah, mereka bertemu dengan Agata yang menceritakan bahwasanya Lana dan Pepe pulang sekolah nanti ditantang untuk berkelahi dengan Dio tanpa alasan yang jelas. Sikap Lana dan Pepe sebaiknya tidak percaya begitu saja dan menanyakan informasi yang benar. 

Jeni mendapatkan pesan dari orang yang tidak dikenal melalui pesan pada salah satu media sosial bahwa salah satu anggota keluarga mengalami musibah. Ia dirawat di rumah sakit. Di akhir pesan tersebut, Jeni harus segera mentransfer uang ke nomor rekening salah satu bank. Sikap yang tepat dilakukan Jeni adalah mengecek terlebih dahulu anggota keluarga yang terkena musibah. 


Bab 9 - Rukhshah atau Kemudahan dari Allah SWT dalam Beribadah Kepada-Nya. 

Penyebab diberikannya rukhshah adalah: 

  1. Orang yang sedang dalam perjalanan (musafir) dalam jarak dan kondisi yang ditentukan. 
  2. Orang yang sedang dalam perjalanan pulang kampung. 

"Allah SWT tidak membebani hamba-Nya kecuali sesuai dengan kesanggupannya". Pernyataan ini terdapat dalam QS. Al-Baqarah/2: 286. 

Rombongan pelajar SMP di Jakarta melakukan studi wisata ke Yogyakarta. Di tengah perjalanan, rombongan tersebut menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat di waktu Dzhuhur 4 raka'at setelah salam diteruskan dengan melaksanakan shalat Ashar 4 raka'at. Mereka melaksanakan shalat tersebut di waktu Ashar. Allah SWT memperbolehkan melaksanakan shalat dengan cara tersebut. Cara shalat dikenal dengan nama shalat jamak ta'khir Dzhuhur dengan Ashar. 

Orang yang sedang sakit atau sedang bepergian jauh dengan tujuan yang baik diperbolehkan untuk tidak berpuasa Ramadhan, namun wajib mengganti puasa pada hari yang lain di bulan yang lain. 

Yogi bekerja di sebuah perusahaan ternama. Ia pergi bekerja ke luar kota setiap bulan selama sepuluh hari. Jarak tempuh ke luar kota sangat jauh sehingga menggunakan pesawat selama 2 jam. Pada saat bulan Ramadhan, ia berpuasa apabila ia berada di dalam kota. Pandangan kita terhadap puasa yang dilakukan oleh Yogi tersebut yang benar adalah Yogi boleh memilih antara berpuasa dan tidak karena ke tempat kerja termasuk safar. 

Orang tua yang sudah renta dan tidak mampu berpuasa, diberikan keringanan dengan membayar fidyah. 

Pak Gilang adalah orang miskin di kampungnya. Tiga hari sebelum lebaran ia mendapat rizqi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya. Dengan demikian, berarti Pak Gilang boleh membayar atau boleh tidak membayar zakat fitrah. 

Pada harta yang wajib dikeluarkan zakatnya, terdapat harta yang tidak memiliki nisab dan haul. Harta tersebut adalah barang temuan. 

Perintah melaksanakan ibadah haji sangat bermanfaat bagi seorang muslim. Manfaat tersebut bagi seorang muslim diantaranya sebagai berikut: 

  1. Mensyukuri nikmat dari Allah SWT. 
  2. Menjalin ukhuwah Islamiyah dari seluruh ummat Islam di dunia. 
  3. Sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Penyebab membayar dam pada saat melaksanakan ibadah haji adalah: 

  1. Melaksanakan haji tamattu'. 
  2. Tidak melempar jumrah. 
  3. Bermalam di Mina pada malam hari Tasyrik. 


Bab 10 - Andalusia Sebagai Kota Peradaban Islam di Barat pada Tahun 756-1031 Masehi. 

Menjelang penaklukkan oleh Muslim, kondisi sosial masyarakat di Andalusia sangat memprihatinkan. Masyarakat dibentuk menjadi tiga kelas yaitu kelas 1, 2, dan 3. Penguasa adalah kelas pertama, diantaranya adalah pemuka agama, pembesar istana, dan Pangeran. Tuan tanah kecil bukan termasuk kelas penguasa. 

Puncak kejayaan Bani Umayyah di Andalusia ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan di Cordova yang terjadi pada masa kepemimpinan 'Abdul Rahman III. 

Islam masuk ke Andalusia bukan karena militer akan tetapi sebagai Futuh Al-Islami yang berperadaban. Pengaruhnya tersebut menyebar sampai ke Barat Eropa. 

Kota-kota penting yang ditaklukkan oleh Thariq bin Ziyad dan pasukannya pada masa awal masuknya Islam di Andalusia, yaitu: 

  1. Kota Cordova. 
  2. Kota Granada. 
  3. Kota Toledo. 

Bangunan ini terindah di benua Eropa. Awalnya, bangunan ino adalah minaret atau menara masjid. Kondisi saat ini beralih fungsi sebagai menara lonceng Katedral Sevilla. Menara ini diberi nama Menara Giralda. 

Di bawah ini merupakan tempat yang indah dan megah adalah pusat dan puncak ketinggian arsitektur Spanyol Islam yang dijadikan sebagai tempat pertahanan terakhir ummat Islam di Spanyol adalah: 

  1. Istana Al-Hamra. 
  2. Granada. 
  3. Menara emas. 

Kedewasaan berfikir, cara pandang ke depan yang lebih luas, bertindak arif, dan bijaksana, juga merasa bangga serta mencintai kebudayaan Islam masa lalu, merupakan hikmah mempelajari sejarah peradaban Islam. 

Daerah ini berada pada wilayah otonomi Castilla la Mancha. Daerah ini pernah menjadi ibukota Spanyol sebelum bangsa Moor datang pada abad ke-8 M. Tingkat toleransi kehidupan beragama cukup tinggi di daerah ini. Yahudi, Kristen, dan Islam hidup berdampingan secara harmonis. Nama daerah tersebut adalah Toledo. 

Berikut nama cendekiawan muslim beserta bidang keahliannya, sebagai berikut: 

  1. Bidang Fiqih. 
    • Ziyad ibn 'Abd al-Rahman. 
    • Ibn Yahya. 
    • Munzir ibn Sa'id al-Baluti. 
    • Abu Bakr ibn al-Qutiyyah. 
    • Ibn Hazm. 
  2. Bidang Bahasa Arab. 
    • Ibn Malik, pengarang Kitab Alfiyyah. 
    • Abu 'Ali al-Syibli. 
    • Ibn Sayyidin. 
    • Ibn al-Hajj. 
    • Ibn Khuruf. 
    • Abu al-Hasan ibn Usfur. 
    • Abu Hayyan al-Garnati. 
  3. Bidang Sastra. 
    • Ibn 'Abd al-Rabbih, pujangga sezaman dengan 'Abd al-Rahman III. Hasil karyanya dalam buku: 
      • al-'Iqd al-Farid. 
      • al-Agani. 
    • Ibn Hazm, menulis sebuah antologi syair cinta berjudul Tawq al-Hamamah. 
  4. Bidang Seni Musik. 
    • al-Hasan ibn Nafi, biasa dikenal dengan nama Ziryab (789 - 857 M). 
  5. Bidang Syair, yang digabungkan dengan nyanyian. Karya monumental mereka adalah Muwassah dan Jazal. 
    • 'Abd al-Wahid bin Zaydan (1003 - 1071 M). 
    • Walladah (wafat 1087 M). 
  6. Bidang Filsafat. 
    • Ibn Bajah (Abu Bakr Muhammad ibn al-Sayig). 
      • Tokoh utama dalam sejarah Filsafat Arab Spanyol. 
      • Hasil karya dengan buku terkenal: Tadbir al-Mutawahhidin. 
    • Ibn Tufail (Abu Bakr ibn Tufail). 
      • Penduduk asli Wadi Asy, sebuah dusun kecil di sebelah Timur Granada. 
      • Wafat tahun 1185 M. 
      • Banyak menulis di bidang astronomi, filsafat, dan kedokteran. 
      • Hasil karya filsafatnya yang terkenal: Hayyan ibn Yaqzan. 
    • Ibn Rusyd (Averroes) dari Cordova. 
      • Muncul pada akhir abad 12 M. 
      • Pengikut madzhab Aristoteles. 
  7. Bidang Sains. 
    • Ilmu Kimia dan Astronomi: 
      • 'Abbas ibn Farnas. 
        • Penemu pertama pembuatan kaca dari batu. 
    • Ilmu Fisika: 
      • al-Gatiqi. 
    • Ilmu Astronomi: 
      • Ibrahim ibn Yahya al-Naqqas. 
        • Dapat menentukan waktu terjadinya gerhana matahari dan menentukan beberapa lamanya. 
        • Pembuat teropong yang dapat menentukan jarak antara tata surya dan bintang-bintang. 
      • al-Zaqali. 
    • Ilmu Farmasi (obat-obatan): 
      • Ahmad ibn Ibas, dari Cordova. 
    • Ilmu Kedokteran dari kalangan wanita: 
      • Umm al-Hasan ibn Abi Ja'far dan saudara perempuannya al-Hafiz. 
  8. Bidang Geografi. 
    • Abu 'Ubayd Abdullah bin 'Abd al-'Aziz al-Bahri. 
    • Abu Hamid Muhammad al-Mazini. 
  9. Bidang Sejarah. 
    • Ibn Jubair dari Valencia (1145 - 1228 M). 
      • Menulis tentang "Negeri-Negeri Muslim di Mediterania dan Sicilia". 
    • Ibn Batatah dari Tangier (1304 - 1377 M). 
      • Melakukan perjalanan mencapai Samudera Pasai dan Cina. 
    • Ibn al-Khatib (1317 - 1374 M). 
      • Penyusun riwayat Granada. 
    • Ibnu Khaldun dari Tunisia (1332 - 1406 M). 
      • Perumus filsafat sejarah. 
      • Ahli dalam analisis sejarah murni ataupun historiografi. 
      • Karya yang terkenal: Muqaddimah, yang digunakan sebagai rujukan ilmu sejarah. 
      • Ahli di bidang sosial. 


Sumber: Muafi.

31 Mei 2026

QS. At-Taubah Ayat 109 Tentang Pondasi Amalan Manusia

QS. At-Taubah/9 ayat 109 - Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Afaman assasa bun-yānahū ‘alā taqwā minallāhi wa riḍwānin khairun am man assasa bun-yānahū ‘alā syafā jurufin hārin fanhāra bihī fī nāri jahannam(a), wallāhu lā yahdil-qaumaẓ-ẓālimīn(a). 


Terjemahan: 

"Maka, apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya (masjid) atas dasar takwa kepada Allah dan ridha(-Nya) itu lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di sisi tepian jurang yang nyaris runtuh, lalu (bangunan) itu roboh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahanam? Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim." (QS. At-Taubah/9: 109). 


Penggalan Ayat: 

Artinya: "Maka, apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya (masjid) atas dasar takwa kepada Allah dan rida(-Nya) itu lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di sisi tepian jurang yang nyaris runtuh, ...?" (QS. At-Taubah/9: 109). 


Daftar Pustaka: 

Qur'an Kementerian Agama, Qur'an Kemenag.

30 Mei 2026

QS. Al-Baqarah Ayat 187 Tentang Ketentuan Berhubungan Suami Isteri

QS. Al-Baqarah/2 ayat 187 - Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Uḥilla lakum lailataṣ-ṣiyāmir-rafaṡu ilā nisā'ikum, hunna libāsul lakum wa antum libāsul lahunn(a), ‘alimallāhu annakum kuntum takhtānūna anfusakum fatāba ‘alaikum wa ‘afā ‘ankum, fal-āna bāsyirūhunna wabtagū mā kataballāhu lakum, wa kulū wasyrabū ḥattā yatabayyana lakumul-khaiṭul-abyaḍu minal-khaiṭil-aswadi minal-fajr(i), ṡumma atimmuṣ-ṣiyāma ilal-lail(i), wa lā tubāsyirūhunna wa antum ‘ākifūna fil-masājid(i) tilka ḥudūdullāhi falā taqrabūhā, każālika yubayyinullāhu āyātihī lin-nāsi la‘allahum yattaqūn(a). 


Terjemahan: 

"Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beriktikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka, janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa." (QS. Al-Baqarah/2: 187). 


Penggalan Ayat: 

Artinya: "... Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. ..." 


Daftar Pustaka: 

Qur'an Kementerian Agama.

18 Mei 2026

Jurnal KBM Kelas 7E TA. 2025/2026

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, Semangat pagi sobat pelajar semua, khususnya pelajar SMP Negeri 14 Jakarta. Jurnal ini hanya sebagai dokumentasi pribadi terkait hasil kegiatan belajar mengajar tatap muka. 

Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 7E di Semester 2 (Genap) Tahun Ajaran 2025/2026. 

Jadwal pertemuan kegiatan pembelajaran di kelas tersebut, dilaksanakan setiap hari Senin pada jam ke 3-5, pukul 08.30 s/d 11.00 WIB. Adapun nama peserta didik kelas 7E, sebagai berikut: 

  1. Abdul Mutholib Pawiro. 
  2. Ahmad Syafiq. 
  3. Alicia Sthefany. 
  4. Alisha Ayundira Salam. 
  5. Anisa Puja Gayo. 
  6. Arsya Awalliyah. 
  7. Asyraf Naufal Abdillah. 
  8. Azmy Diva Manggala. 
  9. Fachurisyah Wardana El Irsyad. 
  10. Fadhil Syahmi Hisyam. 
  11. Fahri Abdillah. 
  12. Firna Wira Oktavia. 
  13. Hanif Zadda Almer. 
  14. Humaira Sabina Ghalia. 
  15. Indah Kanaya Gesti. 
  16. Janwar Saparudin. 
  17. Kayla Azka Derli. 
  18. Kyna Fesa. 
  19. Maya Deswita. 
  20. Mochamad Alfred Abdilah. 
  21. Mochamad Ibrahiem. 
  22. Muhamad Bilfaki Fiqri. 
  23. Muhammad Adabi. 
  24. Muhammad Azka Syafiq. 
  25. Muhammad Fadlan Firdiansyah. 
  26. Muhammad Ilham Mursali. 
  27. Muhammad Jami Al Adlu *. 
  28. Muhammad Rafa. 
  29. Muhammad Salman Fariz Supriatna. 
  30. Muhammad Sultan Rajabi. 
  31. Putri Diandra. 
  32. Reva Nurul Badriyah. 
  33. Reykhan Athillah Huda. 
  34. Reysha Mutiara. 
  35. Reza Rizky Setiawan. 
  36. Salwanitha Naysilla Putri. 
  37. Sofiah. 

* * * 

SENIN, 5 JANUARI 2026: 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Ijin: 

  1. Kyna Fesa. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Alpa: 

  1. Fahri Abdillah. 

Pembelajaran hanya sebatas pemberian tugas dan masih belum maksimal dikarenakan ada rapat koordinasi masuknya kegiatan semester genap. 

Tugas sesuai dengan lingkup materi pada Bab 6 - Alam Semesta sebagai Tanda Kekuasaan Allah SWT secara singkat, yang berupa: 

  1. Menghafal ayat beserta terjemahan QS. Al-Anbiya'/21 ayat 30, QS. Al-A'raf/7 ayat 54, dan hadits tentang menuntut ilmu (pilih salah satu hadits). 

* * * 

SENIN, 12 JANUARI 2026: 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Sakit: 

  1. Fachurisyah Wardana El Irsyad. 
  2. Muhammad Adabi. 
  3. Putri Diandra. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Ijin: 

  1. Indah Kanaya Gesti. 
  2. Kyna Fesa. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Alpa: 

  1. Janwar Saparudin. 
  2. Mochamad Ibrahiem. 

Kegiatan pembelajaran: 

  1. Membuka dengan salam dan do'a sebelum belajar. 
  2. Melakukan absensi peserta didik. 
  3. Menjelaskan 5 (lima) lingkup materi selama semester genap: Al-Qur'an Hadits; Aqidah; Akhlaq; Fiqih; dan Sejarah. 
  4. Menjelaskan lingkup materi Al-Qur'an Hadits terkait Alam Semesta sebagai Tanda Kekuasaan Allah SWT pada Bab 6 secara terperinci. 
  5. Mengajak peserta didik untuk membaca QS. Al-Anbiya'/21 ayat 30, QS. Al-A'raf/7 ayat 54, dan hadits tentang menuntut ilmu secara bersama-sama. 
  6. Mengartikan kosa kata. 
  7. Mengarahkan peserta didik yang ingin membaca terjemahan dari kedua ayat tersebut. 
  8. Memberikan tugas dalam bentuk salin ayat dan praktek hafalan sesuai materi tersebut. Untuk hafalannya dapat dicicil sesuai kemampuan peserta didik. 
  9. Menginstruksikan peserta didik untuk membuat refleksi, kritik, dan saran selama pembelajaran. 
  10. Menutup kegiatan pembelajaran dengan Hamdalah. 

Penilaian keaktifan dalam materi tersebut: 

  1. Humaira Sabina Ghalia, membaca terjemahan QS. Al-Anbiya'/21 ayat 30. 
  2. Fadhil Syahmi Hisyam, membaca terjemahan QS. Al-A'raf/7 ayat 54. 

Pertanyaan peserta didik: 

  1. Humaira Sabina Ghalia: Bagaimana harus bersikap dengan orang yang suka ghibah, tetapi suka memfitnah juga? 

Mengingatkan tugas peserta didik: 

  1. Menyalin ayat beserta terjemahan QS. Al-Anbiya'/21 ayat 30, QS. Al-A'raf/7 ayat 54, dan hadits tentang menuntut ilmu (pilih salah satu hadits). 
  2. Menghafal ayat beserta terjemahan QS. Al-Anbiya'/21 ayat 30, QS. Al-A'raf/7 ayat 54, dan hadits tentang menuntut ilmu (pilih salah satu hadits). 

* * * 

SENIN, 19 JANUARI 2026: 

Peserta didik keluar atau pindah sekolah dari SMP Negeri 14 Jakarta: 

  1. Kyna Fesa. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Sakit: 

  1. Muhamad Bilfaki Fiqri. 
  2. Muhammad Fadlan Firdiansyah. 
  3. Reykhan Athillah Huda. 
  4. Reza Rizky Setiawan. 

Kegiatan pembelajaran: 

  1. Membuka dengan salam dan do'a sebelum belajar. 
  2. Melakukan absensi peserta didik. 
  3. Menginput nilai tugas hafalan peserta didik. 
  4. Input nilai tugas peserta didik pada Bab 6 akan dilanjutkan di luar jam mata pelajaran, dan ketika mereka sudah siap. 
  5. Pertemuan selanjutnya pada tanggal 26 Januari 2026 adalah materi Bab 7. 
  6. Menutup kegiatan pembelajaran dengan Hamdalah. 

* * * 

SENIN, 26 JANUARI 2026: 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Alpa: 

  1. Abdul Mutholib Pawiro. 
  2. Ahmad Syafiq. 
  3. Azmy Diva Manggala. 
  4. Fahri Abdillah. 
  5. Indah Kanaya Gesti. 
  6. Janwar Saparudin. 
  7. Mochamad Ibrahiem. 
  8. Muhammad Azka Syafiq. 
  9. Muhammad Fadlan Firdiansyah. 
  10. Muhammad Ilham Mursali. 
  11. Reva Nurul Badriyah. 
  12. Salwanitha Naysilla Putri. 

* * * 

SENIN, 2 FEBRUARI 2026: 

Peserta didik mutasi yang baru hadir: 

  1. Anisa Puja Gayo. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Sakit: 

  1. Azmy Diva Manggala. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Ijin: 

  1. Muhammad Fadlan Firdiansyah. 

* * * 

SENIN, 9 FEBRUARI 2026: 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Sakit: 

  1. Hanif Zadda Almer. 
  2. Reykhan Athillah Huda. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Alpa: 

  1. Anisa Puja Gayo. 

* * * 

SENIN, 23 FEBRUARI 2026: 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Sakit: 

  1. Firna Wira Oktavia. 

* * * 

SENIN, 30 MARET 2026: 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Ijin: 

  1. Alisha Ayundira Salam. 
  2. Azmy Diva Manggala. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Alpa: 

  1. Mochamad Ibrahiem. 

Kegiatan pembelajaran: 

  1. Membuka dengan salam dan do'a sebelum belajar. 
  2. Melakukan absensi peserta didik. 
  3. Pembahasan bab 9 tentang Rukhshah. 
  4. Bertanya apakah ada yang mudik ke luar kota Jakarta. Ternyata ada 2 anak yang mudik, Garut  Jawa Barat dan Kebumen Jawa Tengah. 
  5. Memberikan tugas terkait pertanyaan: 
    • Apa yang dimakasud Jama' Taqdim? 
    • Apa yang dimakasud Jama' Ta'khir? 
    • Apa yang dimakasud Jama' Qashar? 
  6. Pukul 11.00 WIB KBM berakhir dan anak-anak mempersiapkan diri untuk pulang ke rumah. 

* * * 

SENIN, 6 APRIL 2026: 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Sakit: 

  1. Humaira Sabina Ghalia. 

Peserta didik yang berhalangan hadir karena Alpa: 

  1. Janwar Saparudin. 

Kegiatan pembelajaran: 

  1. Membuka dengan salam dan do'a sebelum belajar. 
  2. Melakukan absensi peserta didik. 
  3. Pengecekan dan pemberian nilai tugas yang telah diberikan pada minggu sebelumnya. 
  4. Pembagian kelompok Shalat Jamak sebanyak 5 orang per kelompoknya. Kelompok ini dipilih secara mandiri. 
  5. Diskusi pemilihan Shalat Jamak yang akan dipraktekkan dari 8 pembagian berikut: 
    • Shalat Jamak Taqdim Dzhuhur - Ashar. 
    • Shalat Jamak Taqdim Qashar Dzhuhur - Ashar. 
    • Shalat Jamak Taqdim Maghrib - Isya'. 
    • Shalat Jamak Taqdim Qashar Maghrib - Isya'. 
    • Shalat Jamak Ta'khir Dzhuhur - Ashar. 
    • Shalat Jamak Ta'khir Qashar Dzhuhur - Ashar. 
    • Shalat Jamak Ta'khir Maghrib - Isya'. 
    • Shalat Jamak Ta'khir Qashar Maghrib - Isya'. 
  6. Praktek shalat fardhu dengan dijamak dan qashar akan berlangsung pada hari Senin, 13 April 2026 di Musholla. Waktu pengambilan nilai praktek dalam 1 hari saja. 
  7. Kegiatan belajar mengajar (KBM) berakhir, dengan diakhiri dengan Hamdallaah dan salam. 

Daftar Pembagian Nama Kelompok Shalat Jamak Qashar. 

Kelompok 1 - Shalat Jamak Ta'khir Maghrib & Isya' : 

  1. Fahri Abdillah. 
  2. Janwar Saparudin. 
  3. Mochamad Alfred Abdilah. 
  4. Mochamad Ibrahiem. 
  5. Muhammad Jami Al Adlu. 

Kelompok 2 - Shalat Jamak Ta'khir Dzhuhur & Ashar : 

  1. Abdul Mutholib Pawiro. 
  2. Fachurisyah Wardana El Irsyad. 
  3. Muhamad Bilfaki Fiqri. 
  4. Muhammad Azka Syafiq. 
  5. Muhammad Fadlan Firdiansyah. 

Kelompok 3 : 

  1. Asyraf Naufal Abdillah. 
  2. Hanif Zadda Almer. 
  3. Muhammad Adabi. 
  4. Muhammad Salman Fariz Supriatna. 
  5. Reza Rizky Setiawan. 

Kelompok 4 : 

  1. Ahmad Syafiq. 
  2. Fadhil Syahmi Hisyam. 
  3. Muhammad Rafa. 
  4. Muhammad Sultan Rajabi. 
  5. Reykhan Athillah Huda. 

Kelompok 5 : 

  1. Anisa Puja Gayo. 
  2. Firna Wira Oktavia. 
  3. Indah Kanaya Gesti. 
  4. Muhammad Ilham Mursali. 
  5. Putri Diandra. 

Kelompok 6 - Jamak Taqdim Qashar Dzhuhur Ashar : 

  1. Alicia Sthefany. 
  2. Alisha Ayundira Salam. 
  3. Arsya Awalliyah. 
  4. Humaira Sabina Ghalia. 
  5. Kayla Azka Derli. 
  6. Sofiah. 

Kelompok 7 : 

  1. Azmy Diva Manggala. 
  2. Maya Deswita. 
  3. Reva Nurul Badriyah. 
  4. Reysha Mutiara. 
  5. Salwanitha Naysilla Putri. 

* * * 

SENIN, 13 APRIL 2026: 

Kegiatan Pembelajaran: 

  1. Membuka dengan salam dan do'a sebelum belajar. 
  2. Melakukan absensi peserta didik. 
    • Peserta didik yang berhalangan hadir karena Sakit: 
      1. Mochamad Alfred Abdilah. 
      2. Reysha Mutiara. 
    • Peserta didik yang berhalangan hadir karena Ijin: 
      1. Mochamad Ibrahiem. 
  3. Menemani anak-anak didik makan bersama MBG (Makan Bergizi Gratis). 
  4. Masih melanjutkan materi Bab 9 tentang Rukhshah dalam beribadah.
    Seharusnya anak-anak praktek shalat jamak qashar pada hari ini. Tetapi mereka masih belum siap. Ada 3 anak yang siap maju praktek shalat, yaitu dari kelompok 1: 
    1. Fahri Abdillah. 
    2. Janwar Saparudin. 
    3. Muhammad Jami Al Adlu. 
  5. Kegiatan belajar mengajar (KBM) berakhir, dengan diakhiri dengan Hamdallaah dan salam. 

Evaluasi Penilaian Praktek Shalat Jamak Qashar: 

KELOMPOK 1 - Shalat Fardhu Maghrib Isya' Jamak Ta'khir: 

  1. Fahri Abdillah. 
  2. Janwar Saparudin. 
  3. Muhammad Jami Al Adlu. 

Mochamad Alfred Abdilah dan Mochamad Ibrahiem masih belum bisa praktek shalat jamak qashar dikarenakan berhalangan hadir. 

Janwar, Fahri, dan Jami' melakukan shalat fardhu Jamak Ta'khir Maghrib Isya'. Kesiapan mereka masih belum sepenuhnya siap. Karena gerakan masih ada yang kurang pas, suara masih belum lantang dan kompak. 

Mereka masih kegok dalam praktek shalat jamaknya. Bacaan duduk di antara dua sujud masih salah, yang dibaca malah bacaan do'a i'tidal. Fahri belum bisa menghafal bacaan do'a tahiyyat. Janwar menguasai bacaan do'a tahiyyat akhir. 

Alhasil nilai yang mereka bertiga dapatkan adalah 70 poin, karena masih di bawah KKM mereka wajib mengulangi dan memperbaikinya kembali. 

* * * 

RABU, 15 APRIL 2026: 

* * * 

SENIN, 20 APRIL 2026: 

Kelompok 6 - Jamak Taqdim Qashar Dzhuhur Ashar : 

  1. Alicia Sthefany. 
  2. Alisha Ayundira Salam. 
  3. Arsya Awalliyah. 
  4. Humaira Sabina Ghalia. 
  5. Kayla Azka Derli. 

Kelompok 4 - Jamak Taqdim Qashar Dzhuhur Ashar : 

  1. Ahmad Syafiq. 
  2. Muhammad Rafa. 
  3. Muhammad Sultan Rajabi. 
  4. Reykhan Athillah Huda. 

Kelompok 3 - Jamak Taqdim Dzhuhur Ashar : (25 poin). Ngulang

  1. Asyraf Naufal Abdillah. 
  2. Hanif Zadda Almer. 
  3. Muhammad Adabi. 
  4. Muhammad Salman Fariz Supriatna. 
  5. Reza Rizky Setiawan. 

Kelompok 7 Jamak Taqdim Qashar Dzhuhur Ashar : (85 poin)

  1. Azmy Diva Manggala. 
  2. Maya Deswita. 
  3. Reva Nurul Badriyah. 
  4. Reysha Mutiara. 
  5. Salwanitha Naysilla Putri. 

Lanjut setelah pulang sekolah. 

Kelompok Tambahan Jamak Ta'khir Dzhuhur Ashar : (Gagal, Ilham pulang duluan). 

  1. Abdul Mutholib Pawiro. 
  2. Muhammad Fadlan Firdiansyah. 
  3. Muhammad Ilham Mursali. 

Kelompok 5 - Jamak Taqdim Qashar Maghrib Isya'. 

  1. Anisa Puja Gayo. 
  2. Firna Wira Oktavia. 
  3. Indah Kanaya Gesti. 
  4. Putri Diandra. 

* * * 

SENIN, 11 MEI 2026: 

Kegiatan pembelajaran adalah menonton film Fetih 1453 - Sultan Muhammad Al Fatih. 

* * * 

SENIN, 18 MEI 2026: 

Kegiatan pembelajaran P7. 

* * * 

Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.