Malam Ini Terakhir Upload Karya PAI Fair

Jum'at, 14 November 2025 - Lomba

Segera Daftar Olimpiade PAI, Terakhir Hari Ini

Senin, 10 November 2025 - Lomba

Pendaftaran PAI Fair Telah Dibuka

Minggu, 2 November 2025 - Lomba

Sosialisasi EMIS 4.0 - BTQ

MGMP PAI - Senin, 20 November 2023.

Lomba Kaligrafi

MGMP PAI - Sabtu, 16 September 2023.

19 Juli 2026

QS. Al-Maidah Ayat 48 Tentang Kedudukan Al-Qur'an Terhadap Kitab-Kitab Terdahulu

QS. Al-Maidah/5 ayat 48 - Allah Subhaanahuu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Wa anzalnā ilaikal-kitāba bil-ḥaqqi muṣaddiqal limā baina yadaihi minal-kitābi wa muhaiminan ‘alaihi faḥkum bainahum bimā anzalallāhu wa lā tattabi‘ ahwā'ahum ‘ammā jā'aka minal-ḥaqq(i), likullin ja‘alnā minkum syir‘ataw wa minhājā(n), wa lau syā'allāhu laja‘alakum ummataw wāḥidataw wa lākil liyabluwakum fī mā ātākum fastabiqul-khairāt(i), ilallāhi marji‘ukum jamī‘an fa yunabbi'ukum bimā kuntum fīhi takhtalifūn(a). 


Terjemahan: 

"Kami telah menurunkan kitab suci (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya). Maka, putuskanlah (perkara) mereka menurut aturan yang diturunkan Allah SWT dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan (meninggalkan) kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah SWT menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja). Akan tetapi, Allah SWT hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah SWT kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan." (QS. Al-Maidah/5: 48). 


Penggalan Ayat: 

Artinya: "Kami telah menurunkan kitab suci (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya). ..." (QS. Al-Maidah/5: 48). 


Daftar Pustaka. 

Qur'an Kementerian Agama, Qur'an Kemenag, https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/5?from=48&to=120, diakses pada 19 Juli 2026.

Andalusia: Kota Peradaban Islam di Barat (756-1031 M)

Bab X - Andalusia: Kota Peradaban Islam di Barat (756 - 1031 M) merupakan materi pembelajaran yang terdapat dalam buku teks siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII pada semester genap. 

Dalam bab ini berisikan: 

  1. Tujuan Pembelajaran. 
  2. Infografis. 
  3. Pantun Pemantik. 
  4. Mari Bertafakur. 
  5. Titik Fokus. 
  6. Thalab al-'Ilm. 
    1. Bani Umayyah di Andalusia. 
    2. Kejayaan Islam di Andalusia. 
    3. Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia. 
    4. Memetik nilai Islami dalam Sejarah Bani Umayyah di Andalusia. 
  7. Ikhtisar. 
  8. Inspirasiku. 
  9. Aku Pelajar Pancasila. 
  10. Diriku. 
  11. Rajin Berlatih. 
  12. Siap Berkreasi. 
  13. Selangkah Lebih Maju. 

FILM SEJARAH ANDALUSIA. 

Eksplorasi sinematik terbaik mengenai peradaban Islam di Andalusia dapat ditemukan melalui: 

  1. Film dokumenter: 
    • Sejarah Islam di Eropa, produksi BBC yang dipandu Rageh Omaar
  2. Film serial drama epik: 
    • Umar bin Khattab; dan 
    • The Message, yang merekam jejak kekhalifahan. 
  3. Film berlatar periode Moor di Spanyol (Al-Andalus): 
    • The Long Ships (opsi populer). 

Sumber: Moh. Hibatul Wafi ALBDZ.

25 Juni 2026

Tujuan Pembelajaran PAI SMP Fase D Akhir Semester Genap

Pada akhir semester genap tahun 2026 ini, para pendidik sudah memulai pengisian raport di satuan pendidikan masing-masing, bahkan sudah ada yang selesai. 

Dalam pengisian raport kenaikan kelas akhir tahun, satuan pendidikan menyediakan platform aplikasi e-raport. 

Salah satunya adalah SMP Negeri 14 Jakarta dengan platform website Raportku.com, merupakan wadah yang mudah untuk pengisian raport para murid. 

Dalam platform tersebut, guru harus memasukkan data tujuan pembelajaran terlebih dahulu sebagai awal dari materi apa yang akan dinilai. 

Berikut data tujuan pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di fase D pada akhir semester genap sesuai dengan tingkat kelas masing-masing. 

Tujuan Pembelajaran: 

  1. Kelas 7: 
    • Murid mampu menulis, membaca, menghafal, dan menerapkan QS. Al-Anbiya'/21 ayat 30, QS. Al-A'raf/7 ayat 54, serta hadits menuntut ilmu. 
    • Murid mampu menjelaskan Iman Kepada Malaikat, ghibah, tabayyun, konsep ibadah rukhshah, dan mengintegrasikan nilai-nilai Islam. 
  2. Kelas 8: 
    • Murid mampu membaca dan menghafal QS. Al-Baqarah/2 ayat 143 sesuai kaidah tajwid, kandungan ayat, hadits terkait, dan praktik toleransi. 
    • Murid mampu menjelaskan Iman Kepada Nabi dan Rasul, konsep jual beli, hutang piutang, riba' menurut fiqih, dan ilmuwan muslim. 
  3. Kelas 9: 
    • Murid mampu membaca, menghafal, dan mengartikan ayat Al-Qur'an serta hadits tentang khalifatullah dan berakhlak mulia. 
    • Murid mampu menjelaskan makna Iman Kepada Qadha dan Qadar, seni Islami dan cirinya, bermadzhab dalam fiqih, peradaban masa Syafawi. 

Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

07 Juni 2026

Kisi-Kisi Kelas 7 Kurmer Akhir Semester Genap TA. 2025/2026

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, semangat pagi sobat PAI. Admin akan membagikan kisi-kisi terkait materi bab 8, bab 9, dan bab 10 pada kelas 7 akhir semester genap. 


Bab 8 - Menghindari Ghibah dan Melaksanakan Tabayyun. 

Islam melarang ummatnya untuk ghibah, maksud dari ghibah adalah membicarakan kejelekan dan kekurangan orang lain

Membicarakan aib yang ada pada diri seseorang dengan maksud untuk merendahkan harga dirinya dinamakan ghibah

Perumpaan perilaku ghibah seperti memakan daging saudaranya yang sudah mati terdapat dalam surah QS. Al-Hujurat/49: 12

Lidah tak bertulang merupakan suatu ungkapan yang mengisyaratkan bahwa lidah yang lunak dapat menyakiti hati dan perasaan

Contoh sikap ghibah sebagai berikut: 

  1. Ahmad berkata bahwa rapat akan membahas penjatuhan Lana dari jabatan Ketua Kelas. 
  2. Azzam berpesan kepada teman-temannya bahwa teman baru di kelasnya suka menipu. 

Cara menghindari perbuatan ghibah adalah: 

  1. Selalu berintrospeksi diri. 
  2. Merasa dirinya diawasi oleh Allah SWT. 

Shiva dan Nana adalah dua orang yang bersahabat sejak kecil. Suatu ketika Shiva menghadap guru BP untuk konsultasi masalah pelajaran. Pada waktu yang bersamaan Nana melihatnya. Ia merasa bahwa sahabatnya melaporkan keburukan sikapnya kepada guru BP. Dalam hal demikian Nana terkena sikap buruk sangka

Meneliti dan menyeleksi berita, serta tidak tidak tergesa-gesa dalam memutuskan sesuatu dinamakan tabayyun

Ketika mendengar berita dari media sosial yang merugikan kita, sikap kita adalah mengklarifikasi berita tersebut terlebih dahulu

Agama memerintahkan untuk melakukan tabayyun. Tabayyun berkaitan dengan pembawa berita dan isi berita. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kebohongan berita yang diterima dan disebar

Lana berangkat ke sekolah bersama dengan temannya yang bernama Pepe. Sampai di sekolah, mereka bertemu dengan Agata yang menceritakan bahwasanya Lana dan Pepe pulang sekolah nanti ditantang untuk berkelahi dengan Dio tanpa alasan yang jelas. Sikap Lana dan Pepe sebaiknya tidak percaya begitu saja dan menanyakan informasi yang benar

Jeni mendapatkan pesan dari orang yang tidak dikenal melalui pesan pada salah satu media sosial bahwa salah satu anggota keluarga mengalami musibah. Ia dirawat di rumah sakit. Di akhir pesan tersebut, Jeni harus segera mentransfer uang ke nomor rekening salah satu bank. Sikap yang tepat dilakukan Jeni adalah mengecek terlebih dahulu anggota keluarga yang terkena musibah


Bab 9 - Rukhshah atau Kemudahan dari Allah SWT dalam Beribadah Kepada-Nya. 

Penyebab diberikannya rukhshah adalah: 

  1. Orang yang sedang dalam perjalanan (musafir) dalam jarak dan kondisi yang ditentukan. 
  2. Orang yang sedang dalam perjalanan pulang kampung. 

"Allah SWT tidak membebani hamba-Nya kecuali sesuai dengan kesanggupannya". Pernyataan ini terdapat dalam QS. Al-Baqarah/2: 286

Rombongan pelajar SMP di Jakarta melakukan studi wisata ke Yogyakarta. Di tengah perjalanan, rombongan tersebut menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat di waktu Dzhuhur 4 raka'at setelah salam diteruskan dengan melaksanakan shalat Ashar 4 raka'at. Mereka melaksanakan shalat tersebut di waktu Ashar. Allah SWT memperbolehkan melaksanakan shalat dengan cara tersebut. Cara shalat dikenal dengan nama shalat jamak ta'khir Dzhuhur dengan Ashar

Orang yang sedang sakit atau sedang bepergian jauh dengan tujuan yang baik diperbolehkan untuk tidak berpuasa Ramadhan, namun wajib mengganti puasa pada hari yang lain di bulan yang lain

Yogi bekerja di sebuah perusahaan ternama. Ia pergi bekerja ke luar kota setiap bulan selama sepuluh hari. Jarak tempuh ke luar kota sangat jauh sehingga menggunakan pesawat selama 2 jam. Pada saat bulan Ramadhan, ia berpuasa apabila ia berada di dalam kota. Pandangan kita terhadap puasa yang dilakukan oleh Yogi tersebut yang benar adalah Yogi boleh memilih antara berpuasa dan tidak karena ke tempat kerja termasuk safar

Orang tua yang sudah renta dan tidak mampu berpuasa, diberikan keringanan dengan membayar fidyah

Pak Gilang adalah orang miskin di kampungnya. Tiga hari sebelum lebaran ia mendapat rizqi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya. Dengan demikian, berarti Pak Gilang boleh membayar atau boleh tidak membayar zakat fitrah

Pada harta yang wajib dikeluarkan zakatnya, terdapat harta yang tidak memiliki nisab dan haul. Harta tersebut adalah barang temuan

Perintah melaksanakan ibadah haji sangat bermanfaat bagi seorang muslim. Manfaat tersebut bagi seorang muslim diantaranya sebagai berikut: 

  1. Mensyukuri nikmat dari Allah SWT. 
  2. Menjalin ukhuwah Islamiyah dari seluruh ummat Islam di dunia. 
  3. Sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Penyebab membayar dam pada saat melaksanakan ibadah haji adalah: 

  1. Melaksanakan haji tamattu'. 
  2. Tidak melempar jumrah. 
  3. Bermalam di Mina pada malam hari Tasyrik. 


Bab 10 - Andalusia Sebagai Kota Peradaban Islam di Barat pada Tahun 756-1031 Masehi. 

Menjelang penaklukkan oleh Muslim, kondisi sosial masyarakat di Andalusia sangat memprihatinkan. Masyarakat dibentuk menjadi tiga kelas yaitu kelas 1, 2, dan 3. Penguasa adalah kelas pertama, diantaranya adalah pemuka agama, pembesar istana, dan Pangeran. Tuan tanah kecil bukan termasuk kelas penguasa. 

Puncak kejayaan Bani Umayyah di Andalusia ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan di Cordova yang terjadi pada masa kepemimpinan 'Abdul Rahman III

Islam masuk ke Andalusia bukan karena militer akan tetapi sebagai Futuh Al-Islami yang berperadaban. Pengaruhnya tersebut menyebar sampai ke Barat Eropa

Kota-kota penting yang ditaklukkan oleh Thariq bin Ziyad dan pasukannya pada masa awal masuknya Islam di Andalusia, yaitu: 

  1. Kota Cordova. 
  2. Kota Granada. 
  3. Kota Toledo. 

Bangunan ini terindah di benua Eropa. Awalnya, bangunan ino adalah minaret atau menara masjid. Kondisi saat ini beralih fungsi sebagai menara lonceng Katedral Sevilla. Menara ini diberi nama Menara Giralda

Di bawah ini merupakan tempat yang indah dan megah adalah pusat dan puncak ketinggian arsitektur Spanyol Islam yang dijadikan sebagai tempat pertahanan terakhir ummat Islam di Spanyol adalah: 

  1. Istana Al-Hamra. 
  2. Granada. 
  3. Menara emas. 

Kedewasaan berfikir, cara pandang ke depan yang lebih luas, bertindak arif, dan bijaksana, juga merasa bangga serta mencintai kebudayaan Islam masa lalu, merupakan hikmah mempelajari sejarah peradaban Islam

Daerah ini berada pada wilayah otonomi Castilla la Mancha. Daerah ini pernah menjadi ibukota Spanyol sebelum bangsa Moor datang pada abad ke-8 M. Tingkat toleransi kehidupan beragama cukup tinggi di daerah ini. Yahudi, Kristen, dan Islam hidup berdampingan secara harmonis. Nama daerah tersebut adalah Toledo

Berikut nama cendekiawan muslim beserta bidang keahliannya, sebagai berikut: 

  1. Bidang Fiqih. 
    • Ziyad ibn 'Abd al-Rahman. 
    • Ibn Yahya. 
    • Munzir ibn Sa'id al-Baluti. 
    • Abu Bakr ibn al-Qutiyyah. 
    • Ibn Hazm. 
  2. Bidang Bahasa Arab. 
    • Ibn Malik, pengarang Kitab Alfiyyah. 
    • Abu 'Ali al-Syibli. 
    • Ibn Sayyidin. 
    • Ibn al-Hajj. 
    • Ibn Khuruf. 
    • Abu al-Hasan ibn Usfur. 
    • Abu Hayyan al-Garnati. 
  3. Bidang Sastra. 
    • Ibn 'Abd al-Rabbih, pujangga sezaman dengan 'Abd al-Rahman III. Hasil karyanya dalam buku: 
      • al-'Iqd al-Farid. 
      • al-Agani. 
    • Ibn Hazm, menulis sebuah antologi syair cinta berjudul Tawq al-Hamamah
  4. Bidang Seni Musik. 
    • al-Hasan ibn Nafi, biasa dikenal dengan nama Ziryab (789 - 857 M). 
  5. Bidang Syair, yang digabungkan dengan nyanyian. Karya monumental mereka adalah Muwassah dan Jazal
    • 'Abd al-Wahid bin Zaydan (1003 - 1071 M). 
    • Walladah (wafat 1087 M). 
  6. Bidang Filsafat. 
    • Ibn Bajah (Abu Bakr Muhammad ibn al-Sayig). 
      • Tokoh utama dalam sejarah Filsafat Arab Spanyol. 
      • Hasil karya dengan buku terkenal: Tadbir al-Mutawahhidin
    • Ibn Tufail (Abu Bakr ibn Tufail). 
      • Penduduk asli Wadi Asy, sebuah dusun kecil di sebelah Timur Granada. 
      • Wafat tahun 1185 M. 
      • Banyak menulis di bidang astronomi, filsafat, dan kedokteran. 
      • Hasil karya filsafatnya yang terkenal: Hayyan ibn Yaqzan
    • Ibn Rusyd (Averroes) dari Cordova. 
      • Muncul pada akhir abad 12 M. 
      • Pengikut madzhab Aristoteles. 
  7. Bidang Sains. 
    • Ilmu Kimia dan Astronomi: 
      • 'Abbas ibn Farnas. 
        • Penemu pertama pembuatan kaca dari batu. 
    • Ilmu Fisika: 
      • al-Gatiqi
    • Ilmu Astronomi: 
      • Ibrahim ibn Yahya al-Naqqas. 
        • Dapat menentukan waktu terjadinya gerhana matahari dan menentukan beberapa lamanya. 
        • Pembuat teropong yang dapat menentukan jarak antara tata surya dan bintang-bintang. 
      • al-Zaqali
    • Ilmu Farmasi (obat-obatan): 
      • Ahmad ibn Ibas, dari Cordova. 
    • Ilmu Kedokteran dari kalangan wanita: 
      • Umm al-Hasan ibn Abi Ja'far dan saudara perempuannya al-Hafiz. 
  8. Bidang Geografi. 
    • Abu 'Ubayd Abdullah bin 'Abd al-'Aziz al-Bahri. 
    • Abu Hamid Muhammad al-Mazini. 
  9. Bidang Sejarah. 
    • Ibn Jubair dari Valencia (1145 - 1228 M). 
      • Menulis tentang "Negeri-Negeri Muslim di Mediterania dan Sicilia". 
    • Ibn Batatah dari Tangier (1304 - 1377 M). 
      • Melakukan perjalanan mencapai Samudera Pasai dan Cina. 
    • Ibn al-Khatib (1317 - 1374 M). 
      • Penyusun riwayat Granada. 
    • Ibnu Khaldun dari Tunisia (1332 - 1406 M). 
      • Perumus filsafat sejarah. 
      • Ahli dalam analisis sejarah murni ataupun historiografi. 
      • Karya yang terkenal: Muqaddimah, yang digunakan sebagai rujukan ilmu sejarah. 
      • Ahli di bidang sosial. 


Sumber: Muafi.

31 Mei 2026

QS. At-Taubah Ayat 109 Tentang Pondasi Amalan Manusia

QS. At-Taubah/9 ayat 109 - Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Afaman assasa bun-yānahū ‘alā taqwā minallāhi wa riḍwānin khairun am man assasa bun-yānahū ‘alā syafā jurufin hārin fanhāra bihī fī nāri jahannam(a), wallāhu lā yahdil-qaumaẓ-ẓālimīn(a)


Terjemahan: 

"Maka, apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya (masjid) atas dasar takwa kepada Allah dan ridha(-Nya) itu lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di sisi tepian jurang yang nyaris runtuh, lalu (bangunan) itu roboh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahanam? Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim." (QS. At-Taubah/9: 109). 


Penggalan Ayat: 

Artinya: "Maka, apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya (masjid) atas dasar takwa kepada Allah dan rida(-Nya) itu lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di sisi tepian jurang yang nyaris runtuh, ...?" (QS. At-Taubah/9: 109). 


Daftar Pustaka: 

Qur'an Kementerian Agama, Qur'an Kemenag.

30 Mei 2026

QS. Al-Baqarah Ayat 187 Tentang Ketentuan Berhubungan Suami Isteri

QS. Al-Baqarah/2 ayat 187 - Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman: 


Latin: 

Uḥilla lakum lailataṣ-ṣiyāmir-rafaṡu ilā nisā'ikum, hunna libāsul lakum wa antum libāsul lahunn(a), ‘alimallāhu annakum kuntum takhtānūna anfusakum fatāba ‘alaikum wa ‘afā ‘ankum, fal-āna bāsyirūhunna wabtagū mā kataballāhu lakum, wa kulū wasyrabū ḥattā yatabayyana lakumul-khaiṭul-abyaḍu minal-khaiṭil-aswadi minal-fajr(i), ṡumma atimmuṣ-ṣiyāma ilal-lail(i), wa lā tubāsyirūhunna wa antum ‘ākifūna fil-masājid(i) tilka ḥudūdullāhi falā taqrabūhā, każālika yubayyinullāhu āyātihī lin-nāsi la‘allahum yattaqūn(a)


Terjemahan: 

"Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beriktikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka, janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa." (QS. Al-Baqarah/2: 187). 


Penggalan Ayat: 

Artinya: "... Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. ..." 


Daftar Pustaka: 

Qur'an Kementerian Agama.