Malam Ini Terakhir Upload Karya PAI Fair

Jum'at, 14 November 2025 - Lomba

Segera Daftar Olimpiade PAI, Terakhir Hari Ini

Senin, 10 November 2025 - Lomba

Pendaftaran PAI Fair Telah Dibuka

Minggu, 2 November 2025 - Lomba

Sosialisasi EMIS 4.0 - BTQ

MGMP PAI - Senin, 20 November 2023.

Lomba Kaligrafi

MGMP PAI - Sabtu, 16 September 2023.

Tampilkan postingan dengan label Kelas 8. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas 8. Tampilkan semua postingan

03 Juni 2025

Kisi-Kisi PSAT Kelas 8 TA. 2024/2025

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh sobat literasi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang sholih dan sholihah. Admin akan membagikan kisi-kisi terkait materi bab 6, bab 7, bab 8, bab 9, dan bab 10 sebagai berikut: 


BAB 6 - INSPIRASI AL-QUR'AN: INDAHNYA BERAGAMA SECARA MODERAT. 

  1. Tajwid Hukum Bacaan Tanwin / Nun Sukun dan Mim Sukun. 
  2. QS. Al-Baqarah/2 ayat 143: Terjemahan, mufrodat penggalan kata, penjelasan. 


1. Tajwid: Hukum Bacaan Tanwin / Nun Sukun & Mim Sukun. 

Hukum bacaan Nun Sukun atau Tanwin terbagi menjadi 5 bagian, yakni Idzhar Halqi, Ikhfa Haqiqi, Idgham Bighunnah, Idgham Bilaghunnah, dan Iqlab. 

  1. Idzhar Halqi. 
  2. Ikhfa Haqiqi. 
  3. Idgham Bighunnah. 
  4. Idgham Bilaghunnah. 
  5. Iqlab. 

Sedangkan hukum bacaan Mim Sukun terbagi menjadi 3 bagian, yakni Idzhar Syafawi, Ikhfa' Syafawi, dan Idgham Mutamatsilain atau Idgham Mimi. 

  1. Idzhar Syafawi. 
  2. Ikhfa' Syafawi. 
  3. Idgham Mutamatsilain / Idgham Mimi. 

Klik selengkapnya terkait seputar penjelasan hukum bacaan tajwidnya: 

  1. Hukum Bacaan Tajwid Nun Sukun / Tanwin dan 
  2. Hukum Bacaan Tajwid Mim Sukun


2. QS. Al-Baqarah/2 ayat 143. 

Dalam memahami ayat ini terdapat pada kalimat "Ummatan Wasathan" yang berarti ummat pertengahan, dan Allah SWT menyatakan bahwa Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), "ummat pertengahan". 

Ayat ini menunjukkan bahwa ajaran Islam bersifat wasath (moderat), sehingga ummat yang mengamalkan ajaran Islam adalah ummat moderat. Ummatan Wasathan mengajarkan ummat Islam agar bersikap adil dan berperilaku secara moderat. Sikap adil dan perilaku moderat memiliki hubungan yang sangat erat. 

Ada dua sifat yang digambarkan melekat pada ummatan wasathan, digambarkan sebagai berikut: 

  1. Ummat yang berlaku adil dengan senantiasa menegakkan keadilan dan kebenaran, serta membela yang hak dan melenyapkan yang bathil. 
  2. Ummat yang berada di posisi tengah antara orang-orang yang mementingkan keduniaan dalam kehidupannya dan orang-orang yang mementingkan akhirat saja. 

Dimensi adil memiliki tiga makna, yakni kesamaan, kesimbangan, dan proporsional. 

  1. Adil dalam makna kesamaan berarti memberikan perlakuan yang sama dalam menegakkan aturan kepada semua orang tanpa membedakan latar belakang agama, sosial, ekonomi, maupun politik. 
  2. Adil dalam keseimbangan, misalnya memberikan fasilitas khusus kepada penyandang disabilitas di sekolah, seperti jalur khusus untuk kursi roda. 

Sumber: Mohammad Hibatul Wafi Al Badruzzaman.

12 Maret 2025

Kisi-Kisi Kelas 8 Kurmer Tengah Semester Genap 2025

Berikut kisi-kisi kelas 8 ujian tengah semester genap: 

1. Membaca Al-Qur'an sesuai dengan ilmu tajwid hukumnya adalah Fardhu 'Ain. 

2. Yang termasuk hukum bacaan mim sukun adalah Ikhfa Syafawi, Idzhar Syafawi, dan Idgham Mitslain. 

3. Berdasarkan surat Al-Baqarah ayat 143, ummat Islam hendaknya selalu menerapkan sikap moderat. 

4. Dimensi adil yang bermakna proporsional adalah memberikan tugas sesuai dengan kemampuan dan memberikan hak kepada pemiliknya. 

5. Ummat Islam hendaknya mencerminkan sebagai ummatan wasathan, yaitu mementingkan dunia dan akhirat. 

6. Salah satu hukum bacaan tajwid adalah Ikhfa, yaitu hukum bacaan nun sukun atau tanwin yang dibaca samar-samar. 

7. Penerapan sikap moderat bagi ummat Islam merupakan perintah Allah SWT, yang terdapat pada surat Al-Baqarah ayat 143. 

8. Sikap yang tepat ketika menghadapi perbedaan pendapat dalam beragama adalah berdialog dengan santun. 

9. Contoh penerapan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari adalah berpartisipasi dalam kegiatan sosial lintas agama. 

10. Tantangan dalam menerapkan moderasi beragama adalah radikalisme dan ekstremisme. 

11. Cara menyikapi perbedaan dalam ritual keagamaan adalah menghormati dan tidak mengganggu. 

12. Peran pemuda dalam moderasi beragama adalah menjadi agen perdamaian dan toleransi. 

13. Moderasi beragama dalam media sosial dapat diwujudkan dengan membagikan konten positif tentang kerukunan. 

14. Dampak negatif dari sifat ekstrem dalam beragama adalah menciptakan perpecahan dan konflik. 

15. Cara merespon provokasi berbau SARA adalah memverifikasi informasi dan bersikap bijak. 

16. Nilai-nilai moderasi beragama selaras dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. 

17. Dalam konteks pendidikan, moderasi beragama berarti menghormati keragaman dan mengembangkan sikap inklusif. 

18. Moderasi beragama mendukung perdamaian dan kerukunan. 

19. Sikap moderat dalam beragama membantu mencegah radikalisme dan ekstremisme. 

20. Peran keluarga dalam moderasi beragama yaitu menanamkan nilai toleransi dan kasih sayang. 

21. Yang dimaksud Nabi dan Rasul Allah adalah manusia pilihan Allah SWT yang menerima wahyu untuk dirinya sendiri dan ummatnya. 

22. Jumlah Nabi dan Rasul yang wajib diketahui ummat Islam sebanyak 25 orang. 

23. Perbedaan utama antara Nabi dan Rasul adalah Nabi menerima wahyu untuk dirinya sendiri, Rasul menerima wahyu untuk disampaikan kepada ummatnya. 

24. Cara meyakini Nabi dan Rasul di era digital adalah mengikuti dan mengamalkan ajaran mereka sambil memanfaatkan teknologi secara positif. 

25. Sifat wajib yang dimiliki oleh para Nabi dan Rasul adalah Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah. 

26. Cara menerapkan sifat Shiddiq di media sosial yaitu selalu memposting informasi yang benar dan terverifikasi. 

27. Contoh penerapan sifat Amanah dalam penggunaan teknologi adalah menjaga privasi dan keamanan data digital. 

28. Cara meneladani sifat Tabligh di era digital yaitu menyebarkan dakwah dan ilmu yang bermanfaat melalui media sosial. 

29. Pentingnya sifat Fathanah dalam menggunakan teknologi adalah menggunakan teknologi dengan bijak dan cerdas. 

30. Cara menjadi generasi digital yang berkarakter adalah mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan teknologi modern. 

31. Tantangan terbesar dalam mengikuti teladan Nabi di era digital sebagai berikut: 

  1. Terlalu banyak informasi yang membingungkan. 
  2. Sulitnya membedakan informasi benar dan salah. 
  3. Godaan untuk melakukan hal negatif lebih besar. 

32. Cara mempertahankan akhlak mulia di media sosial adalah berkomentar sopan dan membangun. 

33. Yang harus dilakukan ketika menemukan informasi tentang Nabi di internet adalah memverifikasi kebenarannya terlebih dahulu dari sumber terpercaya. 

34. Cara menghindari hoaks tentang sejarah Nabi dan Rasul adalah mengecek kebenaran dari ulama dan kitab terpercaya. 

35. Manfaat mempelajari kisah Nabi dan Rasul di era digital adalah mendapatkan inspirasi untuk kehidupan modern. 

36. Cara menyikapi perbedaan pendapat tentang Nabi di media sosial adalah mendiskusikan dengan santun dan ilmiah. 

37. Peran teknologi dalam mempelajari sejarah Nabi dan Rasul untuk memudahkan akses ke sumber pembelajaran. 

38. Cara menjaga keimanan kepada Nabi dan Rasul di era digital adalah rutin membaca dan mengkaji kisah mereka dari sumber terpercaya. 

39. Sikap yang tepat terhadap konten yang menghina Nabi di media sosial adalah melaporkan konten tersebut dan tidak ikut menyebarkan. 

40. Cara menerapkan ajaran Nabi dalam bermedia sosial adalah bersikap baik dan menyebarkan kebaikan. 

41. Yang dimaksud dengan toleransi beragama menurut ajaran Islam adalah menghormati perbedaan keyakinan tanpa mengorbankan akidah. 

42. Dalam surat Al-Kafirun ayat 6 menyebutkan, "Untukmu agamamu, dan untukku agamaku." Makna utama dari ayat ini adalah pengakuan akan keberagaman keyakinan. 

43. Cara terbaik menyikapi perbedaan keyakinan dalam kehidupan bermasyarakat adalah bersikap toleran namun tetap berpegang teguh pada keyakinan diri sendiri. 

44. Hadits Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa, "Barangsiapa yang menyakiti kaum dzimmi (non-muslim), maka ia telah menyakiti Allah SWT dan Rasul-Nya." 

45. Contoh penerapan toleransi beragama yang tepat di sekolah adalah menghormati teman yang sedang beribadah. 

46. Dalam surat Al-Hujurat ayat 13, disebutkan bahwa Allah SWT menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal. 

47. Sikap yang benar ketika ada perayaan hari besar agama lain adalah mengucapkan selamat tanpa mengikuti ritual. 

48. Manfaat membangun harmoni antar ummat beragama adalah mewujudkan kedamaian dalam masyarakat. 

49. Cara menjaga kerukunan antar ummat beragama menurut Islam adalah saling menghormati dan menjaga perdamaian. 

50. Yang dimaksud dengan "berlomba-lomba dalam kebaikan" dalam konteks toleransi beragama adalah berbuat baik kepada semua orang tanpa memandang agama. 

Sumber: Admin - Magic School.

17 Maret 2024

Kisi-Kisi Kelas 8 K13 Tengah Semester Genap

Menjelang ujian asesmen tengah semester genap, banyak permintaan kisi-kisi materi yang akan keluar pada ujian nanti. Setelah mendapatkan permintaan tersebut, admin mencoba menghubungi guru mata pelajaran terkait, yakni Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8 yang membuat soalnya. Setelah mendapatkan respon yang sangat baik oleh beliau. Admin segera membuatkan kisi-kisi terkait. 

Kisi-kisi materi kelas 8 K13 (Kurikulum 2013) pada tengah semester genap ini melingkupi materi bab 8 (Meneladani Sifat-Sifat Mulia Para Rasul Allah SWT), bab 9 (Hormat dan Patuh kepada Orang Tua dan Guru), bab 10 (Menghiasi Pribadi dengan Berbaik Sangka dan Beramal Shaleh), bab 11 (Ibadah Puasa Membentuk Pribadi yang Bertaqwa). 

Bab 8 - Meneladani Sifat-Sifat Mulia Para Rasul Allah SWT: 

  1. Rukun Iman. 
  2. Pengertian iman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT. 
  3. Sifat-sifat Rasul Allah SWT. 
  4. QS. Al-'Imran/3: 164 tentang perintah beriman kepada Rasul Allah SWT. 
  5. Persamaan dan perbedaan Nabi dan Rasul Allah SWT. 
  6. Tugas para Rasul Allah SWT. 
  7. Ulul Azmi. 
  8. Mu'jizat para Rasul Allah SWT. 
  9. Hikmah beriman kepada Rasul Allah SWT. 

Bab 9 - Hormat dan Patuh kepada Orang Tua: 

  1. Pengertian Birrul Walidain dan Uququl Walidain. 
  2. QS. An-Nisa'/4: 36 tentang perintah berbuat baik kepada kedua orang tua. 
  3. Hadits tentang ridhanya Allah SWT terletak pada ridhanya kedua orang tua. 
  4. Cara menghormati dan mematuhi kedua orang tua. 
  5. Tiga macam do'a yang akan dikabulkan oleh Allah SWT. 
  6. Sikap dalam menghormati dan mematuhi kedua orang tua dalam kehidupan sehari-hari. 
  7. Contoh perilaku durhaka terhadap orang tua. 
  8. Persamaan dan perbedaan fungsi orang tua dan guru. 
  9. Cara menghormati dan mematuhi guru. 
  10. Perilaku menghormati dan mematuhi guru dalam kehidupan sehari-hari. 

Bab 10 - Menghiasi Pribadi dengan Berbaik Sangka dan Beramal Shaleh: 

  1. QS. Al-'Ashr/103: 2-3 tentang beramal shaleh. 
  2. Hal-hal yang merupakan amal shaleh yang sah. 
  3. Macam-macam amal shaleh dan berbaik sangka. 
  4. Hadits tentang amalan shaleh yang tidak terputus pahalanya. 
  5. Manfaat beramal shaleh. 
  6. Pengertian husnuzhon dan su'uzhon. 
  7. Penerapan beramal shaleh dan berbaik sangka dalam kehidupan sehari-hari. 

Bab 11 - Ibadah Puasa Membentuk Pribadi yang Bertaqwa: 

  1. Pengertian puasa wajib dan puasa sunnah. 
  2. QS. Al-Baqarah/2: 183 tentang kewajiban berpuasa
  3. Macam-macam puasa wajib dan puasa sunnah. 
  4. Macam-macam yang diharamkan untuk berpuasa. 
  5. Puasa wajib bulan Ramadhan. 
  6. Orang-orang yang diperbolehkan meninggalkan puasa. 
  7. Hadits tentang puasa sunnah yang dapat menghapus dosa selama dua tahun. 
  8. Hikmah melaksanakan puasa Arafah. 

By Muafi.